| RAPAT: Rapat Kerja bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan - Foto Ist |
HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru terus berkembang sebagai pusat pelayanan publik sekaligus menjadi ruang publik yang semakin diminati masyarakat. Seiring meningkatnya jumlah pengunjung, pengembangan sarana dan prasarana pendukung dinilai perlu terus dioptimalkan, terutama di kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari hingga Kebun Raya Banua.
Perhatian terhadap pengembangan kawasan tersebut disampaikan Ketua Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Apt. Mustakimah, saat Rapat Kerja bersama Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Kalimantan Selatan, Selasa (4/8/2026).
BACA JUGA: Polemik Monumen Dibongkar, Wali Kota Minta Maaf, Karya Seni tak Dihapus
Mustakimah mengatakan meningkatnya antusiasme masyarakat menunjukkan kawasan perkantoran Pemprov Kalsel memiliki potensi besar untuk dikembangkan tidak hanya sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga sebagai destinasi wisata religi dan edukasi.
"Saat ini jumlah pengunjung di kawasan Perkantoran Pemprov Kalsel terus meningkat. Oleh karena itu, bersama BRIDA, kita mendorong kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Kebun Raya Banua agar dikembangkan menjadi destinasi wisata religi dan edukasi," ujarnya.
Selain pengembangan kawasan, Komisi III DPRD Kalsel juga mendorong peningkatan fasilitas umum guna mendukung kenyamanan dan kemudahan akses masyarakat. Salah satu usulan yang disampaikan adalah penyediaan halte Bus Trans Banjarbakula agar kawasan tersebut semakin mudah dijangkau melalui transportasi umum yang terintegrasi.
"Kami mendorong penyediaan fasilitas umum seperti halte Bus Trans Banjarbakula agar aksesibilitas masyarakat menjadi jauh lebih mudah dan terintegrasi secara menyeluruh," kata Mustakimah.
Menanggapi usulan tersebut, Kepala BRIDA Provinsi Kalimantan Selatan, Thaufik Hidayat, S.Sos., M.Si., menyatakan pihaknya siap mendukung pengembangan kawasan melalui penyusunan kajian dan riset yang komprehensif.
BACA JUGA: DPRD Kalsel Dukung Polda Perkuat Pemberantasan Narkoba di Banua
Menurutnya, kajian tersebut akan menjadi dasar dalam merancang penguatan sarana pendukung, integrasi transportasi publik, serta pengembangan potensi wisata religi dan edukasi di kawasan Masjid Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari dan Kebun Raya Banua.
Dengan pengembangan yang terencana, kawasan Perkantoran Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai pusat pemerintahan, tetapi juga menjadi ruang publik yang nyaman, mudah diakses, serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat melalui pengembangan wisata religi, edukasi, dan lingkungan. (nt/ak)