| SOSPER: Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan, H. Suripno Sumas, kembali melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) - Foto Dok |
HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan, H. Suripno Sumas, kembali melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) terkait pengelolaan lingkungan hidup dan persampahan kepada warga Kecamatan Banjarmasin Utara, Sabtu (6/6/2026).
Kegiatan tersebut mengangkat implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 21 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Persampahan dan Kebersihan.
BACA JUGA: DPRD Kalsel Bentuk Pansus Pengawasan BBM Bersubsidi, Siap Telusuri Dugaan Penyimpangan
Dalam kesempatan itu, Suripno menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas Agen 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang selama ini berperan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah. Menurutnya, masih terdapat sejumlah keluhan dari warga mengenai belum optimalnya penyampaian informasi dan sosialisasi yang dilakukan petugas di lapangan.
“Masih ada warga yang merasa informasi mengenai pengelolaan sampah belum tersampaikan secara maksimal. Karena itu, peningkatan kemampuan dan pembekalan bagi Agen 3R menjadi hal yang penting agar edukasi kepada masyarakat lebih efektif,” ujar Suripno.
Sosialisasi tersebut juga menghadirkan Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, Sugiarto Sumas, yang merupakan pensiunan pegawai Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.
Suripno mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan dalam penanganan persoalan sampah di Kota Banjarmasin. Namun demikian, ia menilai peran bank sampah dan Agen 3R perlu terus diperkuat untuk membantu mengurangi volume sampah yang dihasilkan masyarakat.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi semakin penting mengingat Kota Banjarmasin saat ini menghadapi persoalan serius terkait pengelolaan sampah.
“Kami juga mendorong adanya pelatihan yang lebih intensif serta penguatan komunikasi antarpetugas melalui berbagai media, termasuk platform digital,” katanya.
BACA JUGA: Usai Misi di Brunei, Jupiter Aerobatic Team Tampil Memukau di Hadapan Gubernur Kalsel
Ia menambahkan, edukasi yang berkelanjutan dan mudah diakses masyarakat akan menjadi salah satu kunci dalam membangun kesadaran kolektif mengenai pentingnya pengelolaan sampah yang baik sejak dari rumah tangga.
Melalui kegiatan sosialisasi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan semakin meningkat. Selain itu, upaya tersebut juga diharapkan mampu mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warga Kota Banjarmasin. (hum/ak)