Musda V Demokrat Kalsel, AHY: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan

 

MUSDA: Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan - Foto Dok 

HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN - Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menegaskan pentingnya konsolidasi menyeluruh dalam Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Provinsi Kalimantan Selatan yang digelar di Hotel Rattan Inn, Kota Banjarmasin Sabtu malam (30/5/2026).

Dalam arahannya yang disampaikan melalui virtual, AHY menekankan bahwa Musda V Demokrat Kalimantan Selatan merupakan momentum strategis untuk memperkuat fondasi partai menuju kemenangan pada Pemilu 2029.

Mengusung tema besar “Konsolidasi Demokrat: Rapatkan Barisan, Bangun Kekuatan, Rebut Kemenangan”, AHY menggarisbawahi tiga pilar utama yang harus dijalankan secara terpadu oleh seluruh kader.

Pertama, rapatkan barisan. AHY menekankan bahwa soliditas internal adalah kunci utama keberhasilan partai. Ia mengingatkan agar Musda menjadi ajang pemersatu, bukan sumber perpecahan.

“Tanpa kebersamaan dan kerja bersama, tidak mungkin kita menjadi partai yang sukses. Perbedaan adalah hal yang wajar dalam politik, tetapi jangan sampai melukai rumah sendiri,” ujarnya.

Kedua, bangun kekuatan. Menurut AHY, kekuatan partai ditentukan oleh kualitas organisasi serta kader yang militan dan kompeten. Ia mendorong seluruh kader untuk tetap tangguh menghadapi dinamika politik.

Ketiga, rebut kemenangan. AHY menyoroti posisi strategis Kalimantan Selatan sebagai provinsi besar dengan 13 kabupaten/kota dan basis pemilih yang sangat signifikan. Ia menilai kerja kolektif dan penguatan akar rumput menjadi kunci dalam  merebut hati dan pikiran rakyat.

“Pastikan bahwa sampai ke desa-desa, sampai kelurahan-kelurahan, bahkan masyarakat yang ada di akar rumput mengetahui bahwa Demokrat tetap eksis dan terus memperjuangkan aspirasi masyarakat, terutama melalui kader-kader kita yang diamanahi jabatan publik, baik di eksekutif maupun legislatif,” tegasnya.

"Rebut kemenangan, rebut hati dan pikiran rakyat kita. Mengapa saya menggunakan kata rebut? Karena memang kita harus aktif. Bukan menunggu orang menyukai kita, bukan menunggu agar masyarakat kenal dengan Demokrat agar memilih kita, tapi kitalah yang punya kebutuhan untuk memenangkan hati dan pikiran masyarakat kita memenangkan suara mereka Pemilu 2029," tuturnya. (fs/ak)

Lebih baru Lebih lama