HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Dr. Ir. H. E. Herman Khaeron, M.Si., secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Partai Demokrat Kalimantan Selatan di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Sabtu (30/5/2026).
Dalam sambutannya, Herman Khaeron menegaskan bahwa Musda bukan sekadar agenda untuk memilih pimpinan Dewan Pimpinan Daerah (DPD), melainkan momentum penting dalam memperkuat konsolidasi partai dan menyusun strategi menuju kemenangan pada Pemilu 2029.
Ia menjelaskan, sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat, Musda hanya menghasilkan calon-calon ketua DPD yang selanjutnya akan ditetapkan oleh Ketua Umum Partai Demokrat. Setelah itu akan dibentuk tim formatur untuk menyusun kepengurusan baru sebelum dilakukan pelantikan.
"Musda ini bukan hanya memilih pimpinan DPD, tetapi menjadi tonggak awal dalam menyusun langkah dan strategi untuk mencapai kemenangan Partai Demokrat pada Pemilu 2029," ujarnya.
Herman menekankan pentingnya menjadikan Musda sebagai sarana konsolidasi nasional dengan memperkuat solidaritas dan persatuan seluruh kader partai. Menurutnya, kekuatan partai harus dibangun hingga ke tingkat paling bawah melalui pembentukan struktur organisasi yang solid.
Ia juga menyampaikan pesan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono kepada seluruh kader agar merapatkan barisan dan membangun kekuatan politik partai sebagai modal utama menghadapi kontestasi politik mendatang.
"Rapatkan barisan dan bangun kekuatan. Setelah itu, target berikutnya adalah memenangkan Partai Demokrat pada Pemilu 2029," katanya.
Herman mengingatkan bahwa Partai Demokrat memiliki sejarah kemenangan yang cukup besar di Kalimantan Selatan. Pada Pemilu 2009, Demokrat berhasil meraih dua kursi DPR RI dari Kalimantan Selatan, sembilan kursi DPRD Provinsi, serta memperoleh kursi signifikan di berbagai DPRD kabupaten dan kota.
"Momentum kemenangan tahun 2009 harus menjadi inspirasi untuk kembali meraih kejayaan pada Pemilu 2029," ucapnya.
Menurut Herman, target-target yang lebih terukur nantinya akan dirumuskan oleh kepengurusan baru melalui rapat kerja daerah maupun rapat kerja cabang setelah seluruh tahapan Musda dan Muscab selesai dilaksanakan.
Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat Kalimantan Selatan yang juga menjadi kandidat terkuat Ketua DPD Demokrat Kalsel, Rully Rozano, menyatakan siap menjalankan arahan DPP untuk meningkatkan perolehan kursi partai pada Pemilu 2029.
Rully mengungkapkan dirinya telah diberikan target untuk meraih minimal dua kursi DPR RI dari Kalimantan Selatan. Selain itu, Demokrat Kalsel juga ditargetkan memperoleh delapan kursi di DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, meningkat dari tiga kursi yang dimiliki saat ini.
Untuk tingkat kabupaten dan kota, Demokrat ditargetkan meningkatkan jumlah kursi dari 28 menjadi 48 kursi.
"Target ini tentu bukan pekerjaan yang mudah. Namun saya optimistis karena Demokrat pernah menjadi pemenang di Kalimantan Selatan pada tahun 2009. Tinggal bagaimana kita bekerja dengan sungguh-sungguh dan memenangkan hati rakyat," kata Rully.
Ia menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat menjadi kunci utama bagi kebangkitan Partai Demokrat di Kalimantan Selatan.
"Kalau rakyat menyukai dan percaya kepada kita, tentu mereka akan bersama kita. Mudah-mudahan Demokrat bisa kembali mengulang kejayaan seperti tahun 2009," pungkasnya. (fs/ak)
