Hadapi Thailand, Final FIFA ASEAN Cup 2026 Timnas Bermodal Produktivitas Gol

FINAL: Timnas Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Thailand - Foto Net

HABARDIGITAL.COM, JAKARTA - Timnas Indonesia melaju ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah mengamankan posisi puncak Grup A dengan modal produktivitas gol yang mengesankan.

Kepastian tersebut diraih setelah skuad Garuda menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2 pada pertandingan terakhir fase grup. Lima dari sembilan gol Indonesia dalam laga tersebut dicetak Misel Becker yang tampil menonjol.

Pada pertandingan lainnya, Malaysia juga meraih kemenangan telak 6-0 atas Singapura. Hasil tersebut membuat persaingan perebutan posisi teratas Grup A berlangsung hingga pertandingan terakhir.

BACA JUGA: Gubernur Kalsel Pimpin Rakor SKPD, Percepat Proyek Strategis Jalan Lintas Tengah hingga Stadion

Indonesia akhirnya berhak menempati posisi puncak berkat keunggulan produktivitas gol.

Sebelum pesta gol ke gawang Bangladesh, Indonesia mengawali kiprahnya di turnamen dengan kemenangan 2-0 atas Singapura.

Sementara saat menghadapi Malaysia, Indonesia harus bermain dengan 10 pemain setelah Tom Haye menerima kartu merah. Meski bermain dengan kekurangan satu pemain, Garuda mampu mempertahankan skor 0-0 hingga pertandingan berakhir.

Hasil imbang tersebut menjadi poin penting dalam perjuangan Indonesia mengamankan posisi teratas Grup A.

Kini, produktivitas gol yang ditorehkan sepanjang fase grup menjadi modal Indonesia menghadapi partai final. Thailand sudah menanti dengan pengalaman dan kualitas yang dimilikinya.

Tantangan Indonesia tidak ringan. Dalam lima pertemuan terakhir, tim senior Indonesia belum berhasil meraih kemenangan atas Thailand.

BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dukung Clash of Banua, Dorong Pelajar Terus Berprestasi

Namun, laga final menghadirkan situasi yang berbeda. Indonesia memiliki kepercayaan diri dari produktivitas gol sepanjang fase grup serta keuntungan tampil di hadapan publik sendiri.

Final FIFA ASEAN Cup 2026 dijadwalkan berlangsung Senin (5/10/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Pertandingan tersebut menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk menutup turnamen dengan mengangkat trofi di hadapan pendukungnya sendiri. (net/ak)

Lebih baru Lebih lama