![]() |
| JEMBATAN:Jembatan Saka Harang di Jalan Tembus Mantuil, Banjarmasin Selatan yang sempat ambruk beberapa waktu lalu - Foto Dok |
HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN - Ambruknya Jembatan Saka Harang di Jalan Tembus Mantuil, Banjarmasin Selatan, menjadi peringatan bagi Pemerintah Kota Banjarmasin untuk mengevaluasi kondisi jembatan lama.
Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR meminta dinas terkait segera menginventarisasi seluruh jembatan yang dinilai telah berusia dan berpotensi mengalami kerusakan, terutama konstruksi berbahan kayu ulin.
BACA JUGA: Gubernur Kalsel Cek Kawasan Hutan Lindung Liang Anggang
Menurut Yamin, pendataan tidak hanya dilakukan terhadap kondisi fisik jembatan, tetapi juga harus mencakup usia, riwayat perbaikan, hingga kemampuan konstruksi menahan beban kendaraan.
“Ini perlu menjadi catatan bagi kita sebagai pemerintah. Semua kondisi bangunan jembatan yang sudah mungkin berusia perlu didata,” ujarnya, Selasa (01/09).
Ia meminta Dinas PUPR bersama instansi terkait memastikan kembali ketahanan setiap jembatan yang masih digunakan masyarakat.
Jembatan yang telah lama berdiri dan pernah menjalani perbaikan, kata Yamin, perlu diperiksa untuk mengetahui kapasitas beban yang masih mampu ditahan.
“Kalau memang muatannya tidak bisa lebih dari ketentuan, ya dikasih plang,” katanya.
Yamin bahkan meminta pembatasan fisik dipertimbangkan pada jembatan tertentu agar kendaraan besar dengan tonase berlebih tidak dapat melintas.
Langkah itu dinilai penting untuk mencegah kendaraan yang melebihi kapasitas konstruksi memasuki jalur jembatan.
“Kalau perlu dikasih pembatas di atasnya biar truk besar tidak bisa lewat,” ujarnya.
Instruksi inventarisasi tersebut, menurut Yamin, berlaku untuk seluruh jembatan.
Ia secara khusus menyoroti keberadaan sejumlah jembatan kayu ulin yang selama ini telah banyak dikeluhkan masyarakat.
“Yang kayu ulin ini kan banyak juga keluhan masyarakat,” katanya.
Yamin mengakui laporan mengenai kondisi sejumlah jembatan telah beberapa kali diterima pemerintah kota.
Karena itu, ia meminta dinas terkait kembali melakukan pemetaan untuk menentukan jembatan mana yang masih dapat diperkuat, direnovasi, atau membutuhkan penanganan lebih lanjut.
“Coba didatakan kembali apa yang harus diperbaiki, apakah masih bisa diperkuat. Intinya dibenahi,” ujarnya.
BACA JUGA: Pemko Banjarmasin Sediakan 500 Paket Sembako Murah
Permintaan tersebut mencuat setelah Jembatan Saka Harang di Jalan Tembus Mantuil ambruk dan sempat memutus akses warga.
Saat ini, akses di lokasi tengah dipulihkan melalui pemasangan jembatan sementara dari unsur TNI.
Yamin menegaskan evaluasi kondisi jembatan harus menjadi perhatian agar kejadian serupa tidak kembali terjadi. (hum/ak)
