Jasa Raharja Kalsel Dukung Gebyar Panutan PKB Kabupaten Banjar, ASN Diajak Jadi Teladan Kepatuhan Pajak

HADIR: Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, turut menghadiri peluncuran program tersebut bersama jajaran pemerintah daerah dan Tim Pembina Samsat - Foto Dok

HABARDIGITAL.COM, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten Banjar bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Kepolisian, dan PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan meluncurkan Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar, Senin (8/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Pemerintah Daerah Kabupaten Banjar tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong kepatuhan aparatur sekaligus memperkuat penerimaan daerah dari sektor Pajak Kendaraan Bermotor.

BACA JUGA: Ananda Dorong Pembangunan Embung di Banjarmasin

Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, turut menghadiri peluncuran program tersebut bersama jajaran pemerintah daerah dan Tim Pembina Samsat.

Launching Gebyar Panutan PKB dilakukan Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H. Yudi Andrea yang ditandai dengan penyerahan notice pajak dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) secara simbolis kepada Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan H. Subhan Nor Yaumil.

Prosesi tersebut turut disaksikan Kepala BPKPAD Kabupaten Banjar H. Nasrullah Shadiq, Kepala UPPD Samsat Martapura Febry Raharjo, perwakilan Polres Banjarbaru, Bank Kalsel, serta jajaran aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Banjar.

Dalam kegiatan tersebut, layanan Samsat Keliling juga dihadirkan. Layanan itu dapat dimanfaatkan ASN untuk memenuhi administrasi kendaraan bermotor sekaligus menjadi bentuk kemudahan pelayanan bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Banjar H. Yudi Andrea menegaskan pentingnya peran ASN dalam memberikan contoh kepatuhan kepada masyarakat, termasuk dalam memenuhi kewajiban Pajak Kendaraan Bermotor.

“Saya tegaskan kepada seluruh pimpinan perangkat daerah agar terus menyosialisasikan pentingnya kewajiban membayar pajak. Pajak kita bayar, pembangunan kita rasakan. Taat pajak hari ini untuk Kabupaten Banjar yang lebih maju,” ujarnya.

Menurut Yudi, kemandirian fiskal daerah perlu terus diperkuat melalui optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), salah satunya melalui penerimaan PKB. Karena itu, ASN diharapkan menjadi pelopor kepatuhan, baik terhadap kendaraan dinas maupun kendaraan pribadi.

Ia menilai keteladanan aparatur penting sebelum pemerintah mengajak masyarakat untuk memenuhi kewajiban perpajakan dan tertib administrasi kendaraan.

Sementara itu, Ahmad Arkan Nugraha mengatakan keterlibatan Jasa Raharja dalam Gebyar Panutan PKB merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memperkuat sinergi bersama Tim Pembina Samsat dan pemerintah daerah.

“Kepatuhan dalam memenuhi kewajiban kendaraan bermotor bukan hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga menjadi bagian dari tertib administrasi kendaraan. Jasa Raharja terus mendukung berbagai upaya yang mendekatkan layanan kepada masyarakat, termasuk melalui kehadiran layanan Samsat Keliling,” ujar Ahmad.

Ia menambahkan, Jasa Raharja juga terus mendorong peningkatan pemahaman masyarakat mengenai kewajiban administrasi kendaraan dan perlindungan dasar yang berkaitan dengan penggunaan kendaraan bermotor sesuai ketentuan yang berlaku.

BACA JUGA: PKKMB Dimulai, UNISKA MAB Bekali 4.151 Mahasiswa Baru Hadapi Dunia Perkuliahan

Melalui Gebyar Panutan PKB Kabupaten Banjar, kolaborasi pemerintah daerah, pemerintah provinsi, Kepolisian, dan Jasa Raharja diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memenuhi kewajiban PKB secara tepat waktu.

Sinergi tersebut juga diharapkan mampu menghadirkan pelayanan administrasi kendaraan yang semakin mudah dan cepat, sekaligus memperkuat budaya tertib administrasi dan kepatuhan pajak di Kalimantan Selatan. (jr/ak)

Lebih baru Lebih lama