Evakuasi Korban KM Virgo Transport 8 Dikebut

 

OPTIMAL: TNI AL dan Tim Basarnas saat melakukan evakuasi membantu pencarian dan evakuasi korban KM Virgo Transport 8 - Foto Hum


HABARDIGITAL.COMBANJARMASIN–Memasuki hari ke -10 Operasi SAR kecelakaan laut KM Virgo Transport 8 memasuki hari ke-10, upaya pencarian dan evakuasi terus dimaksimalkan. TNI AL kini mengerahkan tim penyelam dari Satuan Komando Penyelam dan Penyelamatan Bawah Air (Satkoppeba) Koarmada II.

Sebanyak 22 personel penyelam diturunkan. Mereka disiapkan untuk membantu proses pencarian, terutama terhadap korban yang diduga masih berada di dalam kapal.

BACA JUGA: Jasa Raharja Hadir di Posko, Dampingi Keluarga Korban KM Virgo Transport 8

Danlanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra mengatakan, kedatangan tim penyelam tersebut diharapkan dapat mempercepat proses evakuasi korban.

"Alhamdulillah, tadi pagi sudah datang tim penyelam Satkoppeba Koarmada II sebanyak 22 orang. Mudah-mudahan dengan adanya tim penyelam dari TNI Angkatan Laut, korban yang berada dan terjebak di dalam kapal bisa segera dievakuasi,"ujarnya, kepada Radar Banjarmasin, Selasa (22/9/2026).

Menurut Galih, proses penyelaman tetap harus memperhatikan kondisi cuaca dan arus bawah laut. Sejak sehari terakhir, kondisi perairan di sekitar lokasi kecelakaan belum sepenuhnya bersahabat.

"Memang kendalanya cuaca. Dari kemarin kurang baik. Ombak sekitar satu hingga 2,5 meter, kemudian arus bawah air juga cukup menjadi kendala," jelasnya.

BACA JUGA: Bandara Syamsudin Noor Sambut Penerbangan Perdana Batik Air Malaysia

Karena itu, penyelaman akan dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi arus dan cuaca. Tim harus menunggu momen yang dinilai aman agar proses pencarian dan pengangkatan korban dapat dilakukan secara maksimal.

"Kita menunggu momen tertentu saat arus memungkinkan untuk melakukan penyelaman. Kalau kondisi arus memungkinkan, kita bisa melaksanakan pengambilan dan pengangkatan korban dari dalam kapal secara maksimal," pungkasnya.(nt/ak)

Lebih baru Lebih lama