| HADIR: Hadir sebagai narasumber,Wakil Ketua DPRD Kalsel Alpiya Rakhman - Foto Ist |
HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H. Muhammad Alpiya Rakhman, S.E., M.M., mengapresiasi pelaksanaan Rembuk Pemuda Kalimantan Selatan Goes to Campus yang digelar di Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB), Banjarmasin, belum lama tadi. Kegiatan bertema "Pemuda Berembuk, Pemuda Beraksi, Pemuda Berdampak untuk Kemajuan Kalimantan Selatan" tersebut menjadi ruang dialog bagi generasi muda untuk menyampaikan gagasan dan aspirasi dalam pembangunan daerah.
Hadir sebagai narasumber, Alpiya Rakhman menegaskan bahwa pemuda memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan sekaligus agen solusi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan di Kalimantan Selatan. Menurutnya, generasi muda harus mampu mengambil peran aktif dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
BACA JUGA: Ketua DPRD Kalsel Dukung Silaturahmi Menko Polkam, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah
"Pemuda hari ini tidak boleh hanya menjadi penonton. Pemuda harus menjadi agen perubahan dan agen solusi. Apa yang kita rembukkan hari ini harus diterjemahkan menjadi aksi nyata. DPRD Kalsel siap membuka pintu dan mendukung setiap inisiatif positif dari pemuda," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi semangat generasi muda Kalimantan Selatan yang terus menyampaikan aspirasi secara demokratis dan konstruktif. Menurutnya, penyampaian aspirasi dapat dilakukan melalui berbagai saluran, baik aksi di lapangan maupun forum dialog yang melibatkan para pemangku kepentingan.
"Kami mengapresiasi kegiatan positif ini. Pemuda Kalimantan Selatan telah menunjukkan kepeduliannya terhadap masa depan Banua dengan aktif menyampaikan aspirasi. Baik melalui aksi maupun forum dialog seperti rembuk yang dilaksanakan hari ini, semuanya merupakan bagian dari partisipasi demokrasi yang harus terus dijaga. Yang terpenting, aspirasi yang disampaikan mampu memberikan dampak positif dan menjadi solusi bagi kemajuan Kalimantan Selatan," katanya.
Alpiya menilai forum seperti Rembuk Pemuda Goes to Campus menjadi sarana efektif untuk memperkuat komunikasi antara pemuda dan para pengambil kebijakan. Berbagai gagasan yang muncul dalam diskusi diharapkan dapat menjadi masukan dalam penyusunan program pembangunan daerah.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan Ketua KNPI Kota Banjarmasin Muhammad Ridho Akbar, Rikval Fachruri, serta Dr. (C.) M. Rosyid Ridho, S.H.I., M.H. Diskusi yang dimoderatori Muhammad Rianda berlangsung interaktif dengan mengangkat berbagai isu strategis, di antaranya lapangan kerja, politik, serta peran pemuda dalam pemerintahan.
BACA JUGA: Audiensi dengan Kementerian PANRB, Jasa Raharja Dorong Transformasi Layanan Samsat
Sementara itu, Koordinator Rembuk Pemuda Kalimantan Selatan, Muhammad Arifin, menyampaikan apresiasi atas dukungan DPRD Provinsi Kalimantan Selatan dan UNISKA MAB terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi berbagai pihak menjadi modal penting untuk mendorong partisipasi aktif generasi muda dalam pembangunan daerah.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan sertifikat kepada para narasumber, sesi foto bersama, serta ramah tamah sebagai bentuk penguatan jejaring antarpeserta dan pemangku kepentingan. (nt/ak)