PMB Gelombang II UNISKA MAB, Total Pendaftar Capai 4.919 Orang

WAWANCARARektor UNISKA MAB, Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, S.E., M.M saat wawancara - Foto Dok

HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Universitas Islam Kalimantan (UNISKA) Muhammad Arsyad Al Banjari (MAB) mencatat sebanyak 4.919 calon mahasiswa telah mendaftar dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Tahun Akademik 2026/2027 hingga pelaksanaan Gelombang II, Minggu (23/8/2026).

Jumlah tersebut sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5.091 pendaftar. Meski demikian, pihak rektorat menilai minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di UNISKA MAB masih tergolong tinggi di tengah persaingan antarperguruan tinggi yang semakin ketat.

Rektor UNISKA MAB, Prof. Dr. H. Mohammad Zainul, S.E., M.M., mengatakan capaian tersebut tetap patut disyukuri. Menurut dia, kondisi penerimaan mahasiswa baru saat ini menghadapi tantangan yang semakin besar, salah satunya karena adanya sejumlah perguruan tinggi yang mengalami perubahan status sehingga berdampak pada peningkatan kapasitas atau kuota penerimaan mahasiswa.

“Alhamdulillah, di tengah persaingan yang cukup ketat, jumlah pendaftar UNISKA masih tergolong besar. Hal ini menunjukkan bahwa kepercayaan dan minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di UNISKA masih cukup tinggi,” ujar Prof. Zainul.

Dari total 4.919 pendaftar tersebut, pihak rektorat menargetkan sebanyak 4.300 calon mahasiswa dapat menyelesaikan proses registrasi ulang atau heregistrasi.

Berdasarkan pembaruan data setelah pelaksanaan PMB Gelombang II, sebanyak 2.209 calon mahasiswa tercatat telah melakukan heregistrasi.

Ketua Pembina Yayasan UNISKA MAB, Hj. Rahmi Hayati Tajudinnor, turut mengapresiasi antusiasme calon mahasiswa yang mengikuti proses seleksi Gelombang II.

Ia menilai pelaksanaan ujian berlangsung dengan baik. Para peserta juga dinilai dapat mengikuti seluruh tahapan tes dengan relatif tenang.

“Alhamdulillah, pelaksanaan Gelombang II tahun 2026 berjalan cukup baik dan antusiasme mahasiswa juga terlihat tinggi. Para peserta dapat mengikuti tes dengan tenang. Respons masyarakat terhadap UNISKA juga cukup bagus,” kata Hj. Rahmi.

Ia berharap pengembangan UNISKA MAB, khususnya dari sisi sarana dan prasarana, dapat terus dilakukan untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan.

“Ke depan, kami berharap pengembangan sarana dan prasarana dapat terus dilakukan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Badan Pengurus Yayasan UNISKA MAB, Drs. H. Budiman Mustafa Ideham, mengungkapkan bahwa yayasan tengah menyiapkan sejumlah program strategis, termasuk pengembangan program studi baru.

Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain Pendidikan Profesi Guru (PPG), Program Magister (S2) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), serta rencana pendirian Fakultas Kedokteran.

Budiman mengatakan proses pengembangan sejumlah program tersebut terus berjalan. Untuk Fakultas Kedokteran, UNISKA MAB kini mempersiapkan tahapan visitasi sebagai bagian dari proses pemenuhan persyaratan pendirian program tersebut.

“Kemarin untuk program S2 sudah dilaksanakan tes. Untuk program yang izinnya sudah terbit, di antaranya Pendidikan Profesi Guru dan S2 PGMI. Sementara untuk Fakultas Kedokteran, saat ini kami sedang mempersiapkan persyaratannya dan pada 27 Agustus mendatang dijadwalkan proses visitasi secara online,” jelas Budiman.

Menurut dia, berbagai persyaratan administrasi untuk menghadapi visitasi tersebut telah dipersiapkan. Kelengkapan yang disiapkan antara lain dokumen pendukung, video profil, serta pemenuhan kualifikasi 34 orang dosen.

“Seluruh dokumen yang diperlukan, termasuk video profil dan persyaratan kualifikasi 34 dosen, sudah kami siapkan dan kirimkan ke Dikti Pusat sebagai bagian dari persiapan menghadapi visitasi online,” katanya.

Budiman juga meminta dukungan dari masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan agar proses pengembangan Fakultas Kedokteran UNISKA MAB dapat berjalan lancar.

Pengembangan program studi dan sarana pendidikan tersebut menjadi bagian dari upaya UNISKA MAB meningkatkan kualitas layanan akademik sekaligus memperluas pilihan pendidikan tinggi bagi masyarakat Kalimantan Selatan dan sekitarnya.

Dengan jumlah pendaftar yang masih mencapai ribuan orang, UNISKA MAB berharap kepercayaan masyarakat dapat terus dipertahankan melalui peningkatan kualitas akademik, sumber daya manusia, serta sarana dan prasarana pendidikan. (fs/ak)

Lebih baru Lebih lama