TALKSHOW: Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Ballroom Grand Maya Hotel, Banjarbaru - Foto Dok
HABARDIGITAL.COM, BANJARBARU – Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (Kalselteng) menggelar Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) di Ballroom Grand Maya Hotel, Banjarbaru, Kamis (2/7/2026), lalu. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dalam pemerataan akses internet sekaligus mendukung percepatan transformasi digital di daerah.
Mengusung tema "Kolaborasi, Sinergi dan Transformasi Digital untuk Internet Indonesia yang Maju dan Merata", Rakerwil membahas sejumlah program strategis, mulai dari penguatan organisasi, peningkatan layanan kepada anggota, hingga dukungan terhadap pemerintah daerah dalam mengatasi wilayah yang masih belum terjangkau jaringan internet (blind spot).
BACA JUGA: Resiliensi Sektor Jasa Keuangan Tetap Terjaga, OJK: Kredit Perbankan Tumbuh 11,51 Persen
Ketua Badan Pengurus Wilayah (BPW) APJII Kalselteng, M. Satria Budi Utama, mengatakan bahwa salah satu fokus utama organisasi pada tahun mendatang adalah memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah agar pemerataan akses internet dapat segera terwujud.
Menurutnya, masih terdapat sekitar enam persen wilayah di Kalimantan Selatan yang belum terjangkau layanan internet secara optimal. Untuk itu, APJII berkomitmen membantu menghadirkan solusi, meski perluasan jaringan ke daerah terpencil masih menghadapi berbagai tantangan teknis.
"Pastinya kami akan selalu berkoordinasi dan bersinergi dengan pemerintah. Secara teknis memang ada kendala, namun kami berkomitmen tidak ingin melanggar regulasi," ujar Satria.
Ia menambahkan, APJII juga akan mengakomodasi kebutuhan para anggota agar seluruh program kerja selama satu tahun ke depan dapat terlaksana secara optimal.
"Kami ingin mengakomodasi kawan-kawan anggota agar program setahun ke depan terlaksana dengan baik, dengan tetap mengedepankan pelayanan maksimal bagi masyarakat serta konsultasi yang intens dengan keanggotaan," katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Muhamad Muslim, mengapresiasi pelaksanaan Rakerwil APJII Kalselteng. Ia berharap berbagai program yang dihasilkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam memperluas infrastruktur digital di daerah.
"Kami dari pemerintah memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan akses jaringan yang lebih luas di Kalimantan Selatan. Terkait sisa enam persen wilayah blind spot, kami berharap teman-teman APJII dapat memberikan alternatif solusi yang konkret karena secara teknis mereka lebih memahami," ujarnya.
Muslim juga menilai perlunya komunikasi yang intensif apabila pelaksanaan di lapangan menghadapi kendala regulasi.
"Kita perlu mendiskusikan celah regulasi yang memungkinkan agar jaringan internet dapat menjangkau wilayah paling terpencil. Tujuan akhirnya adalah seluruh masyarakat Kalimantan Selatan dapat menikmati layanan internet," katanya.
| WAWANCARA: Ketua Bidang Pengembangan Wilayah II APJII, I Gede Yudhatama - Foto Dok |
Di sisi lain, Ketua Bidang Pengembangan Wilayah II APJII, I Gede Yudhatama, mengapresiasi perkembangan APJII Kalselteng yang dinilainya cukup pesat sejak resmi berdiri sebagai wilayah tersendiri setelah sebelumnya bergabung dengan Kalimantan Timur.
Menurutnya, jumlah anggota APJII Kalselteng mengalami peningkatan signifikan dalam waktu relatif singkat.
"Tahun lalu baru dibentuk karena sebelumnya bergabung dengan Kalimantan Timur. Dari perkembangan anggota, jumlahnya sudah meningkat cukup banyak. Dari semula sekitar 14 anggota, kini mendekati 30 anggota. Ini merupakan perkembangan yang sangat signifikan," ungkapnya.
BACA JUGA: CIMB Niaga Gelar Employee Volunteering Day 2026, Libatkan Ratusan Karyawan
Ia berharap Rakerwil pertama APJII Kalselteng menjadi fondasi dalam memperkuat organisasi sekaligus menjaga soliditas antaranggota.
"Pesan kami dari pusat, tetap guyub dan menjaga kekompakan. Jangan sampai sesama anggota saling menjatuhkan. Dengan kebersamaan, APJII Kalselteng akan mampu berkembang dan memberikan kontribusi bagi kemajuan daerah maupun nasional," pungkasnya. (fs/ak)