![]() |
| KUNJUNGAN: Kunjungan kerja Direktur Operasional PT Jasa Raharja (Persero), Ariyandi, ke Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan di Banjarmasin - Foto Dok |
HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN – PT Jasa Raharja (Persero) terus memperkuat kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui pembinaan yang menitikberatkan pada profesionalisme, integritas, serta pemanfaatan teknologi berbasis data. Komitmen tersebut ditegaskan dalam kunjungan kerja Direktur Operasional PT Jasa Raharja (Persero), Ariyandi, ke Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Kamis (9/7/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Ariyandi didampingi Kepala Divisi Pelayanan dan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Hervanka Tri Dianto, serta Kepala Divisi Asuransi, Jahja Joel Lami. Rombongan disambut langsung oleh Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, beserta jajaran. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan sekaligus berdiskusi mengenai penguatan kualitas pelayanan dan peningkatan kinerja perusahaan.
Dalam arahannya, Ariyandi menegaskan bahwa pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas harus menjadi prioritas utama seluruh insan Jasa Raharja. Ia menekankan pentingnya memastikan hak korban terpenuhi secara cepat, tepat, dan sesuai ketentuan, tanpa mengabaikan nilai-nilai integritas.
"Pelayanan kepada korban harus menjadi perhatian utama kita. Berikan pelayanan terbaik dengan penuh keikhlasan, pastikan hak korban terpenuhi, dan jangan pernah menerima sesuatu yang dapat mencederai integritas diri maupun perusahaan. Kepercayaan masyarakat adalah aset terbesar Jasa Raharja," tegas Ariyandi.
Selain itu, Ariyandi mendorong optimalisasi pemanfaatan sistem JR Care sebagai instrumen pengendalian dan evaluasi pelayanan. Menurutnya, pengelolaan data yang akurat akan membantu perusahaan menganalisis kualitas layanan rumah sakit, mengevaluasi kewajaran biaya perawatan, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Sementara itu, Kepala Divisi Pelayanan dan TJSL, Hervanka Tri Dianto, menilai data merupakan fondasi utama dalam pengambilan keputusan pelayanan. Ia mengajak seluruh jajaran memanfaatkan informasi yang tersedia pada sistem JR Care secara maksimal serta memperkuat komunikasi dengan rumah sakit agar setiap temuan dapat segera ditindaklanjuti.
"JR Care bukan sekadar sistem pencatatan, tetapi sumber informasi yang harus dimanfaatkan sebagai dasar pengambilan keputusan. Semakin baik kita membaca data, semakin baik pula kualitas pelayanan yang dapat kita berikan kepada masyarakat. Karena itu, komunikasi dengan manajemen rumah sakit harus terus diperkuat," ujarnya.
Di sisi lain, Kepala Divisi Asuransi, Jahja Joel Lami, menegaskan bahwa peningkatan kinerja perusahaan harus dibangun melalui konsistensi dalam menjalankan berbagai program yang telah ditetapkan. Menurutnya, penguatan kolaborasi dengan para mitra, peningkatan edukasi kepada masyarakat, serta pemanfaatan data kepatuhan menjadi langkah strategis untuk memperluas perlindungan sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap program Jasa Raharja.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja (Persero) Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, menyampaikan bahwa pembinaan dari jajaran direksi menjadi motivasi sekaligus penguatan bagi seluruh insan Jasa Raharja di Kalimantan Selatan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
"Arahan yang diberikan menjadi pengingat bahwa pelayanan yang profesional harus berjalan seiring dengan integritas, kolaborasi, dan pemanfaatan data. Kami siap mengimplementasikan setiap arahan tersebut guna menghadirkan pelayanan yang semakin cepat, transparan, dan memberikan kepastian bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas," katanya.
Melalui kegiatan pembinaan dan diskusi tersebut, PT Jasa Raharja (Persero) Kantor Wilayah Kalimantan Selatan menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan yang profesional, transparan, dan berbasis data. Dengan sinergi yang semakin kuat antara Jasa Raharja, rumah sakit, kepolisian, serta para pemangku kepentingan lainnya, diharapkan kualitas pelayanan kepada korban kecelakaan lalu lintas semakin meningkat, hak korban dapat terpenuhi secara optimal, dan kepercayaan masyarakat terhadap Jasa Raharja terus terjaga. (rls/ak)
