| MATERI: Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan pembekalan materi terkait product knowledge Honda EM1 e: yang disampaikan langsung oleh Vocational Officer PT Trio Motor, Kustiono - Foto Dok |
HABARDIGITAL.COM, BANJAR - Honda Trio Motor kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung dunia pendidikan vokasi melalui kegiatan kunjungan industri bersama SMKN 1 Daha Selatan. Kegiatan tersebut diikuti 35 siswa kelas X Teknik Sepeda Motor beserta tiga guru pendamping di warehouse PT Trio Motor, Kabupaten Banjar.
Dalam kegiatan itu, para siswa mendapatkan pembekalan materi terkait product knowledge Honda EM1 e: yang disampaikan langsung oleh Vocational Officer PT Trio Motor, Kustiono.
Melalui materi tersebut, siswa diajak mengenal lebih dekat teknologi sepeda motor listrik Honda, mulai dari fitur unggulan, karakteristik kendaraan listrik, hingga perkembangan elektrifikasi di industri otomotif roda dua.
BACA JUGA: BRI Tegaskan Pengajuan KUR Tidak Ditawarkan Secara Online, Masyarakat Diminta Waspada Penipuan
Tidak hanya menerima materi di dalam ruangan, para siswa juga diajak mengunjungi area warehouse PT Trio Motor untuk melihat langsung proses operasional, alur distribusi, serta lingkungan kerja industri otomotif yang menjadi bagian penting dalam mendukung layanan Honda kepada konsumen.
Kegiatan semakin menarik dengan adanya sesi test ride dan pengenalan langsung unit motor listrik Honda EM1 e:. Para siswa berkesempatan melihat lebih dekat desain dan fitur kendaraan sekaligus merasakan pengalaman berkendara menggunakan sepeda motor listrik Honda.
Pengalaman tersebut menjadi momen baru bagi para siswa dalam memahami perkembangan teknologi kendaraan ramah lingkungan yang semakin relevan dengan kebutuhan masa depan.
Vocational Officer PT Trio Motor, Kustiono, mengatakan kegiatan kunjungan industri ini merupakan salah satu upaya Honda Trio Motor untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata kepada siswa.
“Melalui kunjungan industri ini, kami ingin memberikan wawasan langsung kepada para siswa mengenai dunia kerja industri otomotif. Mereka tidak hanya menerima teori, tetapi juga dapat melihat proses kerja secara langsung serta mengenal teknologi terbaru Honda, salah satunya Honda EM1 e: sebagai bagian dari perkembangan kendaraan listrik masa depan,” ujarnya.
Sementara itu, guru pendamping SMKN 1 Daha Selatan, Yasir Fauzi, S.T., menyampaikan apresiasinya kepada Honda Trio Motor atas kesempatan yang diberikan kepada siswa untuk belajar langsung di lingkungan industri.
“Kami sangat mengapresiasi Honda Trio Motor yang telah memberikan kesempatan kepada siswa SMKN 1 Daha Selatan untuk belajar langsung di dunia industri. Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya mendapatkan tambahan pengetahuan, tetapi juga pengalaman nyata yang dapat memperkuat pembelajaran di sekolah, khususnya terkait perkembangan teknologi otomotif dan kendaraan listrik,” ungkap Yasir.
Salah satu siswa peserta kunjungan industri, Abdul Karim, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut karena memperoleh pengalaman baru di dunia otomotif.
“Saya senang sekali bisa ikut kunjungan industri ke Honda Trio Motor. Biasanya kami belajar teori di sekolah, tapi di sini bisa melihat langsung warehouse, dikenalkan motor listrik Honda EM1 e:, bahkan bisa mencoba langsung. Jadi lebih seru dan lebih mudah paham. Setelah kegiatan ini, saya jadi makin tertarik belajar tentang teknologi motor listrik,” ucap Karim.
BACA JUGA: Forkopimda Balangan Hadiri Panen Raya Jagung di Halong
Sebagai Main Dealer sepeda motor Honda untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Honda Trio Motor terus menghadirkan berbagai kegiatan edukatif bagi pelajar melalui semangat Sinergi Bagi Negeri dan Contribution to The Nation.
Melalui kegiatan tersebut, Honda Trio Motor berharap dapat terus berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi perkembangan industri otomotif di masa depan.
Kegiatan kunjungan industri ini juga diharapkan menjadi pengalaman berharga bagi siswa SMKN 1 Daha Selatan sekaligus mempererat hubungan antara dunia pendidikan vokasi dan industri otomotif di Kalimantan Selatan. (rls/ak)