Komisi III DPRD Kalsel Studi Tiru Pembangunan Masjid Raya Al Jabbar di Kabupaten Bandung

KUNJUNGAN: Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Komisi III Apt. Mustqimah bersama sejumlah anggota komisi dan jajaran pendukung - Foto Dok

HABARDIGITAL.COM, BANDUNG - DPRD Provinsi Kalimantan Selatan melalui Komisi III melaksanakan kunjungan kerja dalam rangka studi tiru pembangunan Masjid Raya Al Jabbar ke Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Kegiatan tersebut dipimpin Ketua Komisi III Apt. Mustqimah bersama sejumlah anggota komisi dan jajaran pendukung.

BACA JUGA: Jasa Raharja: Hak Korban Terpenuhi, Santunan Kecelakaan KRL Disalurkan Cepat

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya Komisi III untuk menggali referensi serta memperkaya wawasan terkait perencanaan dan pembangunan masjid raya yang representatif, modern, serta memiliki nilai fungsional luas bagi masyarakat.

Rombongan diterima oleh Ketua Dewan Kemakmuran Masjid KH. Tata Sukayat, didampingi Wakil Sekretaris Dewi Sartika, serta Indra Maha. Turut hadir pula perwakilan pemerintah daerah yang memberikan pemaparan terkait kebijakan dan pengalaman pembangunan Masjid Raya Al Jabbar.

Dalam pertemuan tersebut, Komisi III menerima penjelasan komprehensif mengenai berbagai aspek pembangunan, mulai dari tahap perencanaan, konsep desain arsitektur yang mengedepankan nilai estetika dan kearifan lokal, hingga proses penganggaran yang dilakukan secara bertahap dan terukur.

Selain itu, dibahas pula strategi pembangunan yang menekankan efisiensi, kualitas konstruksi, serta keberlanjutan fungsi bangunan. Pengelolaan masjid pasca pembangunan juga menjadi perhatian, termasuk pengembangan kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi umat.

Diskusi berlangsung interaktif dengan pembahasan berbagai tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan anggaran, koordinasi lintas instansi, serta pentingnya dukungan masyarakat. Sejumlah pengalaman dan strategi yang diterapkan di Kabupaten Bandung menjadi bahan pembelajaran bagi Komisi III DPRD Kalsel.

Ketua Komisi III Apt. Mustqimah menyampaikan bahwa kunjungan ini diharapkan dapat menjadi referensi dalam perencanaan pembangunan Masjid Raya Syech Al Banjari di Kalimantan Selatan.

“Melalui studi tiru ini, kami ingin mempelajari pengelolaan dan pembangunan Masjid Raya Al Jabbar. Harapannya, pembangunan Masjid Syech Al Banjari di Kalimantan Selatan dapat dirancang secara matang, baik dari sisi perencanaan, pembangunan, maupun pengelolaan,” ujarnya.

BACA JUGA: Ombudsman RI Soroti Kecelakaan Kereta di Bekasi

Ia menegaskan bahwa masjid yang dibangun tidak hanya harus megah secara fisik, tetapi juga memiliki nilai manfaat yang luas bagi masyarakat sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial.

Melalui kegiatan ini, Komisi III DPRD Kalsel berharap dapat merumuskan rekomendasi yang tepat dalam mendukung kebijakan pembangunan masjid raya di daerah, sehingga memberikan kontribusi positif bagi kehidupan beragama dan sosial masyarakat Kalimantan Selatan. (hum/ak)

Lebih baru Lebih lama