Banggar DPRD Kalsel Pelajari Mekanisme Anggaran ke DPRD DKI Jakarta

 KUNJUNGAN: Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. M. Alpiya Rachman, S.E., M.M., dan Wakil Ketua H. Kartoyo, M.M - Foto Dok

HABARDIGITAL.COMJAKARTA – Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) mempelajari serta mendalami persoalan anggaran kedewanan dengan melakukan kunjungan kerja ke DPRD DKI Jakarta, Jumat (27/2/2026) pagi. Rombongan dipimpin Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. M. Alpiya Rachman, S.E., M.M., dan Wakil Ketua H. Kartoyo, M.M.

Selain membahas struktur dan pengelolaan anggaran, Banggar DPRD Kalsel juga menanyakan mekanisme pokok-pokok pikiran (pokir) dewan. Namun, pihak DPRD DKI Jakarta menjelaskan bahwa tidak terdapat skema pokir sebagaimana yang diterapkan di sejumlah daerah.

BACA JUGA: Direktur Manajemen Risiko Pelindo Tinjau Kesiapan Arus Mudik Lebaran 2026 di Terminal Penumpang Banjarmasin

Wakil Ketua DPRD Kalsel, M. Alpiya Rachman, menyampaikan bahwa kegiatan yang diakomodasi dalam anggaran di DKI Jakarta disesuaikan langsung dengan dokumen perencanaan daerah, khususnya Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD).

“Seluruh program dan kegiatan diselaraskan dengan prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam RKPD, sehingga tidak terdapat nomenklatur khusus berupa pokok pikiran dewan,” ujarnya usai pertemuan.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kalsel, Kartoyo, menambahkan bahwa pola sinergi antara eksekutif dan legislatif di DKI Jakarta menjadi salah satu hal yang dipelajari dalam kunjungan tersebut.

Menurutnya, eksekutif dan legislatif di DKI Jakarta bersama-sama mewujudkan visi dan misi kepala daerah, dalam hal ini Gubernur DKI Jakarta.

“Itulah yang kita pelajari. Nantinya kita juga akan memperketat dari segi pengawasan dengan evaluasi-evaluasi terhadap anggota dewan yang sering kali terjun ke lapangan,” pungkasnya.

Rombongan Banggar DPRD Kalsel diterima oleh Elva Fahri Qolbina, anggota DPRD DKI Jakarta dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Ia menyambut positif kunjungan tersebut sebagai ajang berbagi informasi dan praktik pengelolaan anggaran antar daerah.

BACA JUGA: Telkomsel Area Pamasuka Siaga Melayani Sepenuh Hati Selama Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026

Menurutnya, pertemuan tersebut menjadi ruang berbagi dua arah. Selain memberikan gambaran sistem penganggaran di DKI Jakarta, pihaknya juga memperoleh wawasan serta pandangan dari para wakil rakyat Kalimantan Selatan yang dikenal dengan sebutan “Rumah Banjar”.

Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat tata kelola anggaran DPRD Kalsel agar semakin efektif, transparan, dan selaras dengan dokumen perencanaan pembangunan daerah. (dwn/ak)

Lebih baru Lebih lama