Wali Kota HM Yamin Apresiasi Antusias Pelaku UMKM Meriahkan Pasar Wadai Ramadan

PEMBUKAAN: Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR bersama Wagub Kalsel - Foto Hum

HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN - Wali Kota Banjarmasin, HM Yamin HR, mengapresiasi antusiasme pelaku UMKM yang ingin berpartisipasi mengikuti gelaran Pasar Wadai Ramadan 1447 H di Nol Km.

Yamin menyampaikan bahwa antusiasme pelaku UMKM tahun ini meningkat signifikan, dengan jumlah pendaftar mencapai sekitar 600 orang. 

BACA JUGA: Rapat Paripura DPRD Kalsel, Wagub Hasnuryadi Sampaikan Penjelasan 3 Raperda

Namun, kapasitas stan tetap dibatasi sebanyak 200 unit guna menjaga kenyamanan pengunjung.

“Tahun ini sangat ramai dan pendaftarnya luar biasa banyak. Kami tetap menyediakan 200 stan seperti tahun sebelumnya, meskipun pendaftar mencapai 600 orang. Tentu ada proses kurasi karena keterbatasan lahan,” ujarnya di sela pembukaan Pasar Wadai Ramadan 1447 H di Nol Km Banjarmasin, Rabu (19/2/2026).

Menyinggung kebersihan lingkungan Yamin mengimbau kepada masyarakat dan pelaku UMKM untuk aktif mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai.

Langkah nyata ini diperkuat dengan peluncuran 1.582 Agen 3R (Reuse, Reduce, Recycle) yang baru saja diresmikan. 

Agen-agen ini bertugas memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pemilahan sampah, pengurangan sampah plastik, dan pengolahan sampah hingga menjadi kompos.

“Kami berharap masyarakat tidak mencampur sampah mereka. Harapan kita, melalui Agen 3R ini, budaya memilah sampah bisa tumbuh dan Banjarmasin tetap terjaga kebersihannya meski di tengah keramaian acara,” tuturnya.

Yamin berharap kegiatan Pasar Wadai Ramadan tahun ini mampu meningkatkan perputaran ekonomi dibandingkan tahun sebelumnya. 

BACA JUGA: Ramadan, Kebutuhan LPG 3 Kg di Kalsel Diprediksi Stabil

Pemerintah Kota Banjarmasin juga memastikan seluruh stan disediakan secara gratis bagi pelaku UMKM dan meminta masyarakat untuk melaporkan jika ditemukan pungutan liar.

“Ini semua gratis. Jika ada yang memasang tarif, segera laporkan kepada kami agar dapat segera ditindak,” tegasnya.

Pasar Wadai Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan ekonomi dan kuliner, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, meningkatkan kesejahteraan pelaku UMKM, serta menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan selama bulan suci Ramadan. (mc/ak)

Lebih baru Lebih lama