LSPP Rilis Elektabilitas Bacalon Kepala Daerah, Muhidin Tertinggi di Kalsel

DATA: Tampak data responden berharap kepada Bacalonnya - Foto Istimewa 


HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN - Lembaga Studi Politik dan Pemerintahan (LSPP) merilis hasil survei elektabilitas bakal calon kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, (29/3/2024). 

Direktur Riset LSPP Safa Muzdalifah mengungkapkan, hasil survei kali ini cukup menarik. Sebab, banyak tokoh yang di luar dugaan bermunculan dan mendapat respons positif dari masyarakat. 

Beberapa tokoh yang dianggap paling berpeluang terpilih pun malah mampu digeser oleh nama-nama lain. 

"Jumlah sampel yang kita ambil dari tanggal 26 Februari hingga 3 Maret 2024 sebanyak 1.074 responden tersebar di 13 kabupaten/kota se- Kalsel," ucap Muzdalifah.

Diantaranya dari hasil rilis survei di Kalsel H Muhidin meraih elektabilitas tertinggi harapan calon Gubernur Kalsel  dengan angka persentase 24.07 %, disusul Ibnu Sina 15.90% dan Hasnuryadi Sulaiman di angka 11.57%.

Sedangkan untuk calon Walikota Banjarmasin Mukhyar unggul dengan meraih persentase 35.85% disusul politisi PDIP Rosehan NB meraih angka 19.81% dan Hasnuryadi Sulaiman di angka 9.43%.

"Banyak hal yang memengaruhi responden kita dalam menentukan pilihan. Bahkan, saat tokoh baru muncul bisa langsung memikat hati jika strategi pendekatannya tepat,” jelas Safa.

Ia mengatakan, survei elektabilitas yang mereka lakukan diharapkan menjadi kontribusi dalam pesta demokrasi di Banua. Angka survei masyarakat yang tidak tahu cukup tinggi, tentunya hal ini banyak kemungkinan untuk perubahan hasil.

“Tentu ini bukan penentu, hanya sebagai referensi politik bagi masyarakat luas atau mereka yang akan berkonsentrasi,” ujar Safa.

Pihaknya juga menegaskan bahwa hasil survei ini reel dari masyarakat dan sangat independen, namun kami terbuka apabila ada yang ingin meminta data.

"Kami melakukan survei tidak hanya berhenti sampai disini, masih ada nama tokoh yang belum sempat masuk bursa survei dari LSPP. Pada saat nanti pendaftaran resmi, kami akan melakukan survei kembali," tutupnya. (af/ak)

Lebih baru Lebih lama