497 Tahun Kota Banjarmasin, Infrastruktur dan Pembangunan SDM Seirama

RANGKAIAN: Harjad Kota Banjarmasin di isi berbagai kegiatan - Foto Net 


HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN - 497 Tahun Kota Banjarmasin penuh makna dan warna, Kota yang menjunjung tinggi nilai kerukunan, kebersamaan dan perdamaian, Kota dengan karakteristik keramahan masyarakat tersebut kini terus melaju menjadi kota maju.

Berbagai pencapaian-pencapaian telah terpenuhi, baik dari segi infrastruktur maupun sumber daya manusianya. Kota yang memiliki slogan Kayuh Baimbai itu tumbuh dengan spirit kolaborasi antara Pemerintah dengan masyarakatnya.

Mengusung tema 'Baiman adalah kita' merupakan resapan implementasi dari seluruh pencapaian tersebut, dimana saat ini tongkat komando Pemerintahan dipegang oleh Wali Kota H Ibnu Sina dan Wakil Wali Kota H Arifin Noor yang terus berjuang menyeleraskan antara pembangunan infrastruktur dan SDM.

Wujud pembangunan dari arah Timur hingga ke Barat, atau dari arah Selatan hingga ke Utara, dapat dengan mudah kita temukan, Baik itu berupa jalan, jembatan,  ataupun pembangunan fisik lainnya yang mendukung kemudahan akses masyarakat.

Pemerataan pembangunan ini selaras dengan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kota Banjarmasin Tahun 2021-2026 yakni pada poin misi ke-4 yaitu meningkatkan kualitas infrastruktur yang terintegrasi dengan penataan ruang dan lingkungan.

Selain itu pula pemerataan pembangunan ini juga memiliki korelasi kuat terhadap misi pertama yaitu meningkatkan daya saing usaha ekonomi lokal berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi digital serta penguatan industri dan sarana distribusi perdagangan.

Dari poin diatas, terdapat penggalan kalimat distribusi perdagangan, dengan pembangunan infrastruktur yang ada saat ini, di Kota Banjarmasin tidak memiliki kendala dalam distribusi dikarenakan sudah memiliki sarana prasarana yang memadai untuk perputaran roda ekonomi warga.

Disamping itu pula, aspek historis Kota Banjarmasin yang menyandang julukan kota dagang dan jasa, membuat kota ini mampu bangkit dari Pandemi beberapa waktu yang lalu dan melaju untuk maju.

Sebut saja pembangunan Jembatan Bromo yang sangat memberi manfaat bagi warga setempat yang dulunya terisolir, kini mendapat kemudahan akses terutama dalam perputaran roda ekonomi sehari-hari.

Lain Jembatan Bromo, lain lagi Jembatan Patih Masih, dulunya setiap hari selalu mengalami kemacetan, dan kini arus lalu lintas sudah lancar tanpa hambatan, bahkan jembatan Patih Masih ini juga menunjang perputaran ekonomi masyarakat setempat, dibuktikan dengan bertambahnya UMKM di sekitar kawasan perbatasan Banjarmasin Utara dan Banjarmasin Barat tersebut.

Lalu, ada pula Jembatan Gerilya, Jembatan ini medorong denyut nadi ekonomi masyarakat sekitar terus membaik, Bukan tanpa alasan, Jembatan ini menghubungkan tiga Kelurahan diantaranya Kelurahan Kelayan Timur, Kelurahan Murung Raya dan Kelurahan Tanjung Pagar.

Poin poin diatas hanya sebagian dari pembangunan infrastruktur, masih banyak infrastruktur lainnya yang dapat kita temukan dan dapat kita nikmati di usia 497 tahun Kota Banjarmasin ini.

Tidak habis disitu, Pemerintah Kota yang dikomando oleh H Ibnu Sina dan H Arifin Noor juga melaksanakan berbagai macam program pembangunan SDM, mulai dari sektor perekonomian, sektor kesehatan hingga sektor pendidikan.

Di sektor perekonomian, ribuan Wira Usaha Baru telah terwujud, hingga usia 497 tahun ini tercatat lebih dari 3000 wira usaha baru di berbagai bidang yang dibina oleh 7 SKPD di lingkungan Pemerintah Kota Banjarmasin.

Pelatihan keterampilan pun terus digalakkan oleh Pemko Banjarmasin agar para pelaku UMKM terus bertahan bahkan naik tingkat, mulai dari pelatihan keahlian, manajemen pemasaran, hingga pelatihan digitalisasi keuangan.

Pemko juga berusaha mewujudkan UMKM-UMKM tradisional merambah menjadi digital, sebut saja saat dilanda Covid-19 beberapa waktu yang lalu, Pemko dengan terobosannya membuat Pasar Wadai Online dan sekaligus membuat para pelaku UMKM ini mampu bertahan ditengah Pandemi.

Adapun di sektor kesehatan, Pemko Banjarmasin berupaya untuk memaksimalkan penyerapan tenaga kerja, Salah satu contohnya yakni memberangkatkan tenaga kesehatan ke Negara Jepang dalam program Beasiswa Kaikoukai Healthcare Corporation.

Program ini merupakan penyerapan tenaga kesehatan Kota Banjarmasin untuk berkarir di Negeri Sakura, Saat ini sudah 19 tenaga kesehatan berangkat ke Negara Jepang tersebut.

Kemudian, di sektor pendidikan, kali ini merupakan salah satu upaya peningkatan kualitas SDM tenaga pendidik, dimana Pemko Banjarmasin sudah menjalin kerjasama dengan Cambridge University.

Finish dari kerjasama ini adalah SBI yakni Sekolah Berbahasa Inggris, dimana guru-guru Bahasa Inggris di Sekolah Menengah Pertama akan diberangkatkan ke Cambridge University untuk mengikuti Training of Trainers.

Bentuk kerjasamanya berupa pelatihan untuk peningkatan kapasitas guru bahasa inggris di SMP Negeri Se-kota Banjarmasin, penetapan 35 sekolah SMP Negeri sebagai Sekolah Berbahasa Inggris (SBI).

Selain itu, sektor pendidikan, warga Banjarmasin yang ingin menimba ilmu di Hadramaut Yaman juga disediakan beasiswa studi oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.(nt/ak)

Lebih baru Lebih lama