Komisi I DPRD Kalsel Monitoring Aset Daerah di Anjungan Kalsel TMII

KUNJUNGAN: Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Anjungan Kalimantan Selatan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (5/1/2026) - Foto Dok


HABARDIGITAL.COM, JAKARTA – Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melakukan kunjungan kerja ke Anjungan Kalimantan Selatan di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta, Senin (5/1/2026). Kunjungan tersebut difokuskan pada monitoring aset milik Pemerintah Provinsi Kalsel serta kesiapan fasilitas anjungan yang dikelola oleh Badan Penghubung (Banhub) Provinsi Kalsel di Jakarta.

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim, mengatakan kunjungan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPRD terhadap pengelolaan aset daerah yang berada di luar wilayah provinsi. Menurutnya, Anjungan Kalimantan Selatan memiliki peran strategis sebagai etalase daerah di tingkat nasional.

BACA JUGA: Daftar lengkap UMP 2026 di seluruh provinsi Indonesia

Dalam kesempatan tersebut, Komisi I DPRD Kalsel meninjau progres pembangunan Anjungan Pasar Terapung yang menjadi ikon budaya Kalimantan Selatan di kawasan TMII. Habib Hamid menyebutkan pembangunan fisik, khususnya dermaga pasar terapung, telah berjalan sesuai rencana.

“Kita melihat pembangunan yang sudah berjalan, yaitu dermaga untuk pasar terapung, insya Allah. Dan mungkin sebulan lagi ini sudah selesai,” ujarnya.

Selain meninjau pembangunan utama, Komisi I juga mencermati kesiapan fasilitas pendukung di kawasan anjungan, termasuk aksesibilitas bagi penyandang disabilitas. Jalur dermaga hingga fasilitas toilet telah disiapkan guna memastikan pelayanan publik yang inklusif bagi seluruh pengunjung.

Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Subbidang Promosi dan Anjungan Badan Penghubung Kalsel di Jakarta, Irisandy Winata Nasution, menjelaskan Pasar Terapung di TMII akan difungsikan sebagai media promosi budaya Banua.

"Banhub berencana menghidupkan aktivitas pasar terapung di dermaga sebagai bagian dari pengenalan Kalimantan Selatan kepada pengunjung TMII," ucapnya.

BACA JUGA: Pemkab Balangan Gelar Rakor Persiapan Kunjungan Wapres ke Lokasi Pascabanjir

Irisandy menambahkan, pembangunan sempat mengalami kendala perizinan di lingkungan TMII. Namun, permasalahan tersebut kini telah ditangani melalui koordinasi kelembagaan.

"Kita optimistis dalam waktu sekitar satu bulan Pasar Terapung di Anjungan Kalimantan Selatan dapat mulai beroperasi dan menjadi daya tarik baru bagi pengunjung TMII," tutupnya. (dwn/ak)

Lebih baru Lebih lama