Jasa Raharja Raih Dua Penghargaan IDTI Awards 2026 atas Inovasi Transformasi Digital

KIENRJA: Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh insan Jasa Raharja - Foto Dok

HABARDIGITAL.COM, JAKARTA – PT Jasa Raharja meraih dua penghargaan dalam ajang Indonesia Digital Technology & Innovation (IDTI) Awards 2026 yang digelar di Jakarta, Jumat (30/10/2026). Penghargaan tersebut diberikan atas inovasi dan transformasi digital perusahaan dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya perlindungan dasar bagi korban kecelakaan lalu lintas.

Dalam ajang tersebut, Jasa Raharja meraih penghargaan Best Digital Customer Experience of the Year 2026 – National Champion. Sementara itu, Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, menerima penghargaan The Best Inspiring CEO in Digital Transformation of the Year 2026 – National Champion.

BACA JUGA: CIMB Niaga Syariah Hadirkan KPR iB Xtra Haji Umrah, Wujudkan Impian Punya Rumah Sekaligus Beribadah ke Tanah Suci

IDTI Awards merupakan ajang penghargaan yang diinisiasi BusinessUpdate.id bekerja sama dengan BRAIN IPB untuk mengapresiasi perusahaan dan pemimpin yang dinilai berkontribusi dalam inovasi teknologi, transformasi digital, kepemimpinan, dan keberlanjutan.

Direktur Utama Jasa Raharja, Muhammad Awaluddin, mengatakan penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi perusahaan untuk terus mengembangkan layanan digital yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.

"Pemanfaatan teknologi harus mampu menghadirkan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan transparan, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan perlindungan dasar setelah mengalami kecelakaan lalu lintas," ujarnya.

Ia menjelaskan, transformasi digital Jasa Raharja dilakukan melalui integrasi proses bisnis, data, layanan, dan sistem pengambilan keputusan. Pengembangan tersebut didukung aplikasi inti pengelolaan klaim, platform data, analitik, serta penguatan infrastruktur dan keamanan digital.

"Dalam pelaksanaannya, Jasa Raharja juga mengintegrasikan sistem layanan dengan sejumlah mitra, antara lain kepolisian, rumah sakit, Samsat, lembaga keuangan, dan instansi terkait," katanya.

Berbagai inovasi digital turut dikembangkan melalui layanan JR Care, JR Connect, dan MyJasfren. Selain itu, perusahaan menerapkan otomatisasi proses internal serta memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk membantu verifikasi dokumen, analisis data, pemeriksaan pengajuan santunan, dan prediksi penerimaan sumbangan wajib.

"Implementasi teknologi tersebut dilakukan secara bertahap dengan memperhatikan pengendalian akses, perlindungan data, pemantauan sistem, dan tata kelola perusahaan," tambahnya.

Hingga 2026, pengembangan digitalisasi telah mencakup perluasan akses layanan, validasi data Samsat berbantuan AI, serta pemanfaatan dasbor untuk memantau kinerja operasional. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan efisiensi proses, mendukung pengambilan keputusan berbasis data, dan mempermudah akses pelayanan masyarakat.

"Ke depan, Jasa Raharja telah menyusun peta jalan transformasi digital 2026–2030 yang dilaksanakan secara bertahap, mulai dari penguatan fondasi dan integrasi sistem, peningkatan kemampuan analitik, hingga pengembangan transformasi digital yang lebih adaptif," imbuhnya.

BACA JUGA: Pemkot Banjarmasin Mutakhirkan Data Pajak Daerah untuk Optimalkan PAD

Awaluddin menegaskan, keberhasilan transformasi digital tidak hanya diukur dari teknologi yang dibangun, tetapi juga dari kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan dan memperoleh kepastian ketika membutuhkan bantuan.

"Penghargaan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh insan Jasa Raharja untuk terus menghadirkan inovasi yang terintegrasi, tepercaya, dan berorientasi pada peningkatan kualitas perlindungan serta pelayanan kepada masyarakat," pungkasnya. (jr/ak)

Lebih baru Lebih lama