| PELANTIKAN: H. Muhidin saat melantik 141 kepala sekolah bersama 20 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan - Foto Dok |
HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN - Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin mengingatkan 141 kepala sekolah yang baru dilantik agar tidak melakukan pungutan liar (pungli) di lingkungan sekolah. Ia juga meminta penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dilakukan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pesan tersebut disampaikan H. Muhidin saat melantik 141 kepala sekolah bersama 20 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. Pelantikan berlangsung di Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Senin (5/10/2026).
BACA JUGA: Program SIGAP, Tim Pembinan Samsat Banjarmasin I Jemput Bola ke Dealer Motor Bekas
Selain mengingatkan larangan pungli, H. Muhidin meminta kepala sekolah yang mendapat penugasan di sekolah baru segera membangun komunikasi dan hubungan kerja yang baik dengan seluruh unsur di lingkungan sekolah.
“Bagi bapak ibu yang dipercaya menjadi kepala sekolah, jadilah pimpinan yang mampu mengelola sekolah, menjadi lingkungan belajar yang aman, nyaman, asri, dan bebas dari tindakan kekerasan. Jagalah kekompakan untuk mendidik murid yang terbaik,” pesan H. Muhidin.
Ia juga mengingatkan para kepala sekolah agar berhati-hati dalam mengelola dana BOS. Penggunaan anggaran harus disesuaikan dengan petunjuk teknis dan kebutuhan sekolah serta memiliki pertanggungjawaban yang jelas.
“Tolong diperhatikan para kepala sekolah, dalam menggunakan dana BOS harus hati-hati. Sesuai apa kebutuhan dan bisa dipertanggungjawabkan,” tegasnya.
Selain persoalan pengelolaan sekolah, H. Muhidin meminta pihak sekolah meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi lingkungan sekolah di tengah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan.
Ia mengingatkan agar sekolah memperhatikan kondisi lingkungan dan mengambil langkah kewaspadaan yang diperlukan untuk menjaga keamanan warga sekolah.
BACA JUGA: Program SIGAP, Tim Pembinan Samsat Banjarmasin I Jemput Bola ke Dealer Motor Bekas
Pelantikan tersebut juga dirangkai dengan pelantikan 20 pejabat fungsional serta penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Negeri Sipil (PNS) kepada enam lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) angkatan XXXII di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Provinsi Kalsel H. Muhammad Syarifuddin, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalsel H. M. Tambrin, para Tenaga Ahli Gubernur (TAG), serta pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (adp/ak)