DPRD Balangan Imbau Warga Waspadai Kabut dan Asap

ANGGOTA: Anggota DPRD Balangan, Supianor - Foto Dok

HABARDIGITAL.COM, BALANGAN - Kabut dan asap yang dirasakan warga di sejumlah wilayah Kabupaten Balangan mendorong DPRD setempat mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara.

Anggota DPRD Balangan, Supianor, mengimbau masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, dan lanjut usia (lansia).

“Kami dari DPRD Balangan mengimbau kepada seluruh masyarakat, terutama anak-anak sekolah, ibu hamil, dan lansia, agar selalu memakai masker saat keluar rumah. Kondisi asap saat ini cukup mengganggu pernapasan dan bisa berdampak pada kesehatan,” ujar Supianor, Senin (21/9/2026).

Menurut Supianor, kondisi kabut dan asap tersebut diduga berkaitan dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah titik di Kalimantan Selatan serta kondisi musim kemarau.

Ia juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila tidak mendesak. Selain itu, warga diingatkan menjaga kondisi tubuh dan mencukupi kebutuhan air.

Tidak hanya mengimbau masyarakat, Supianor menyebut DPRD Balangan telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk memantau kondisi udara serta meningkatkan kesiapsiagaan terhadap dampak karhutla.

“Kami minta Dinkes untuk siap siaga jika ada peningkatan kasus ISPA. Dan kepada BPBD serta instansi terkait, kami dorong untuk terus melakukan pemantauan titik api dan sosialisasi pencegahan karhutla kepada masyarakat,” katanya.

Supianor juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, pembakaran lahan tidak hanya berpotensi memperburuk kondisi asap, tetapi juga dapat menimbulkan konsekuensi hukum.

“Jaga lingkungan kita. Jangan membakar sembarangan. Mari kita bersama-sama menjaga Balangan agar tetap sehat dan bebas dari asap,” ujarnya.

Kabut dan asap dilaporkan mulai dirasakan warga di sejumlah wilayah, termasuk Paringin, Juai, dan Halong. Sejumlah keluhan yang muncul antara lain mata terasa perih dan sesak napas ringan, terutama pada pagi hari.

Di tengah kondisi tersebut, kewaspadaan masyarakat dan pemantauan pemerintah daerah diperlukan untuk mengantisipasi dampak kesehatan apabila paparan asap terus berlangsung. (nt/ak)

Lebih baru Lebih lama