![]() |
| PENYESUAIAN: Pertamina Patra Niaga sesuaikan harga BBM nonsubsidi sesuai dengan ketentuan PBBKB Kalimantan Selatan yang turun - Foto Dok |
HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melakukan relaksasi Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang berdampak pada penyesuaian harga sejumlah produk BBM nonsubsidi di wilayah Kalimantan Selatan, Senin (24/6/2026).
Menindaklanjuti kebijakan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Regional Kalimantan melakukan penyesuaian harga BBM nonsubsidi sebagai bentuk kepatuhan terhadap ketentuan PBBKB yang berlaku di daerah.
BACA JUGA: Presiden Prabowo Pantau Karhutla di Kalimantan, Tambah Helikopter hingga Personel
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan, Edi Mangun, mengatakan perubahan harga tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah daerah terkait PBBKB.
“Penyesuaian harga BBM nonsubsidi di Kalimantan Selatan mengikuti perubahan aturan PBBKB yang berlaku di wilayah tersebut. Pertamina Patra Niaga melakukan penyesuaian harga sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga perubahan kebijakan PBBKB dapat tercermin pada harga BBM nonsubsidi yang diterima masyarakat,” ujar Edi dalam keterangan tertulis, Minggu (23/8/2026).
Dengan adanya penyesuaian tersebut, masyarakat di Kalimantan Selatan kini dapat memperoleh sejumlah produk BBM nonsubsidi dengan harga yang lebih rendah. Pertamina Patra Niaga juga memastikan ketersediaan produk serta kelancaran distribusi melalui jaringan SPBU di wilayah Kalsel.
“Kami tetap berkomitmen menjaga kualitas produk, ketersediaan pasokan, serta pelayanan kepada masyarakat. Dengan adanya penyesuaian harga ini, kami berharap manfaat dari perubahan kebijakan PBBKB dapat dirasakan secara langsung oleh konsumen,” tambahnya.
BACA JUGA: Resmi Dilegitimasi PMI Kalsel, Hj Ananda Pimpin PMI Banjarmasin Periode 2025–2030
Adapun harga terbaru sejumlah BBM nonsubsidi di Kalimantan Selatan setelah penyesuaian yakni:
Pertamax Turbo turun dari Rp19.100 menjadi Rp18.700 per liter.
Pertamax (RON 92) turun dari Rp16.650 menjadi Rp16.300 per liter.
Pertamina Dex turun dari Rp22.100 menjadi Rp21.650 per liter.
Dexlite turun dari Rp20.550 menjadi Rp20.150 per liter.
Pertamina mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai harga dan produk BBM melalui kanal resmi perusahaan, termasuk aplikasi MyPertamina. Konsumen juga dapat menghubungi Pertamina Customer Solutions 135 yang melayani selama 24 jam.
Informasi terkait layanan dan perkembangan harga BBM juga dapat diperoleh melalui kanal media sosial resmi Pertamina Patra Niaga dan Pertamina 135. (fs/ak)
