PROGRAM: Program tersebut diluncurkan bertepatan dengan pembukaan Kalsel Expo 2026 di Banjarbaru, Rabu (12/8/2026), dan dihadiri Tim Pembina Samsat Provinsi Kalimantan Selatan - Foto Ist
HABARDIGITAL.COM, BANJARBARU – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali mendorong peningkatan kepatuhan masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan kendaraan bermotor melalui peluncuran Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) 2026.
Program tersebut diluncurkan bertepatan dengan pembukaan Kalsel Expo 2026 di Banjarbaru, Rabu (12/8/2026), dan dihadiri Tim Pembina Samsat Provinsi Kalimantan Selatan. Kegiatan dibuka Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin bersama istri, Hj. Fathul Jannah, serta Wakil Gubernur Kalimantan Selatan H. Hasnuryadi Sulaiman bersama istri, drg. Ellyana Trisya. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kalimantan Selatan.
Rangkaian kegiatan ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Gubernur Kalsel H. Muhidin bersama Bupati Balangan Abdul Hadi sebagai tanda peresmian gedung Kantor Unit Pelayanan Pendapatan Daerah (UPPD)/Samsat Paringin, Kabupaten Balangan.
Gubernur bersama jajaran Forkopimda kemudian meninjau sejumlah layanan perpajakan, informasi pajak, serta inovasi Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan. Salah satunya Bapenda Super Apps, layanan digital yang memudahkan masyarakat melakukan pembayaran PKB melalui perangkat berbasis Android dan iOS.
Kehadiran layanan digital tersebut menjadi bagian dari transformasi pelayanan perpajakan daerah agar semakin mudah, cepat, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin secara resmi meluncurkan Gebyar Panutan PKB 2026 yang berlangsung mulai 12 Agustus hingga 1 Desember 2026.
Program tahunan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan wajib pajak sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah. Salah satu rangkaian kegiatan berupa pemberian penghargaan atau hadiah kepada wajib pajak yang dinilai taat memenuhi kewajiban pembayaran pajak melalui mekanisme penentuan pemenang.
“Karena itu, Gebyar Panutan Pajak Kendaraan Bermotor kita jadikan agenda tahunan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah,” ujar H. Muhidin.
Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Kalimantan Selatan, Ahmad Arkan Nugraha, mengapresiasi peluncuran Gebyar Panutan PKB 2026 sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban administrasi kendaraan.
“Kami mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dalam membangun budaya taat pajak. Kepatuhan terhadap PKB dan SWDKLLJ bukan hanya mendukung pembangunan daerah, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan perlindungan dasar bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Sementara itu, Kalsel Expo 2026 yang berlangsung pada 12–18 Agustus 2026 di kawasan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, menjadi ruang untuk memperkenalkan berbagai produk unggulan, inovasi, kreativitas, dan potensi daerah kepada masyarakat.
Di tengah rangkaian kegiatan tersebut, Tim Pembina Samsat Provinsi Kalimantan Selatan terus memperkuat sinergi pelayanan dan edukasi perpajakan agar masyarakat semakin mudah memenuhi kewajibannya.
Melalui Gebyar Panutan PKB 2026, kepatuhan membayar pajak diharapkan tidak hanya dipandang sebagai kewajiban, tetapi berkembang menjadi budaya bersama yang turut mendukung pembangunan dan peningkatan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Selatan. (jr/ak)