Dorong Penurunan Stunting, Komisi I DPRD Kalsel Kawal Program Posyandu 6 SPM

  

RAPAT: Komisi I DPRD Kalsel Kawal Program Posyandu 6 SPM - Foto Ist

HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN :Komisi I DPRD Kalimantan Selatan (Kalsel) berkomitmen dalam mengawal percepatan transformasi Posyandu enam Standar Pelayanan Minimal (SPM) sebagai upaya mendukung penurunan angka stunting di daerah. 

Program ini diperkuat dengan hadirnya proyek percontohan (pilot project) Posyandu enam SPM di Desa Pasar Jati, Kecamatan Astambul dan Desa Jambu Burung, Kecamatan Beruntung Baru, Kabupaten Banjar.

BACA JUGA: Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Pastikan Stok LPG 3 Kg di Kalimantan Selatan Aman

Wakil Ketua Komisi I DPRD Kalsel, Habib Hamid Bahasyim mengapresiasi, dengan adanya sinergi dari berbagai pihak dalam mewujudkan pilot project tersebut dan program ini akan menjadi model bagi desa-desa lainnya di Kalsel.

"Kami ingin pembinaan Posyandu enam SPM terus ditingkatkan karena ini merupakan salah satu program strategis Presiden RI, Prabowo Subianto dalam menekan angka stunting," katanya saat rapat bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Provinsi Kalsel,baru-baru tadi.

Habib Hamid Bahasyim yang juga anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Kalsel juga menekankan, keberhasilan program sangat bergantung pada penguatan kapasitas kader Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan di tingkat desa.

Habib Hamid pun mengingatkan, akan pentingnya menyelaraskan program pemerintah daerah dengan kebijakan pemerintah pusat agar target penurunan stunting dapat tercapai.

BACA JUGA: Peringati HAN, Bunda PAUD Banjarmasin Ajak Wujudkan Tiga Gerakan Masa Depan Anak

"Transformasi Posyandu enam SPM menjadi salah satu kunci dalam melahirkan generasi Kalsel yang sehat, berkualitas dan bebas dari stunting maupun masalah gizi," jelasnya.(nt/ak)

Lebih baru Lebih lama