Habar Digital

Puskesmas Halong Hadirkan Tiga Inovasi Unggulan di Bidang Kesehatan

PUSKESMAS: UPT Puskesmas Halong Kabupaten Balangan - Foto Dok

HABARDIGITAL.COM, BALANGAN – UPT Puskesmas Halong Kabupaten Balangan terus mengembangkan berbagai inovasi pelayanan kesehatan sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Inovasi tersebut difokuskan pada penguatan pelayanan promotif, preventif, dan administrasi kesehatan agar lebih cepat, mudah, serta tepat sasaran.

Berbagai terobosan yang dikembangkan menjadi bagian dari komitmen Puskesmas Halong dalam menghadirkan pelayanan kesehatan yang efektif, humanis, dan adaptif terhadap berbagai tantangan kesehatan masyarakat, mulai dari pencegahan stunting, pelayanan kesehatan jiwa, hingga peningkatan kualitas pelayanan berbasis teknologi.

BACA JUGA: Perkuat Internasionalisasi, UCB Jajaki Pengembangan Teknologi AI Bersama Universitas Malaysia

Kepala UPT Puskesmas Halong, Suminto Sastro Utomo, mengatakan salah satu inovasi unggulan yang dikembangkan adalah Centang Maulida atau Cegah Stunting Mulai Masa Remaja.

Menurutnya, inovasi tersebut bertujuan meningkatkan kesadaran dan pemahaman remaja mengenai pentingnya pencegahan stunting sejak dini melalui edukasi kesehatan, perbaikan pola konsumsi gizi, serta penerapan perilaku hidup sehat.

“Inovasi ini diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang sehat dan siap menjadi calon orang tua yang memiliki pemahaman mengenai pentingnya pemenuhan gizi bagi keluarga di masa mendatang,” ujarnya, beberapa waktu lalu.

Selain itu, Puskesmas Halong juga mengembangkan inovasi Jukung Si Tepat Panji atau Jemput, Kunjungi dan Awasi, Terapi Obat Pasien Jiwa. Program ini merupakan inovasi pelayanan kesehatan jiwa yang mengedepankan pendekatan langsung kepada masyarakat.

Melalui program tersebut, tenaga kesehatan melakukan penjemputan, kunjungan rumah, pemantauan kondisi pasien, serta pengawasan terapi obat secara berkelanjutan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasien gangguan jiwa mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal sekaligus memberikan pendampingan kepada keluarga pasien.

“Melalui inovasi ini, pasien memperoleh pelayanan yang lebih optimal dan keluarga mendapatkan pendampingan secara lebih intensif,” jelasnya.

Pada bidang pelayanan administrasi kesehatan, UPT Puskesmas Halong juga menghadirkan inovasi Papa Ipuh atau Pendaftaran Pasien Instan Puskesmas Halong. Program ini bertujuan mempermudah masyarakat dalam melakukan pendaftaran pelayanan kesehatan secara cepat, praktis, dan efisien.

Dengan adanya inovasi tersebut, masyarakat diharapkan dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mudah, sekaligus mengurangi waktu tunggu pasien saat melakukan pendaftaran di puskesmas.

Suminto menegaskan bahwa pengembangan berbagai inovasi pelayanan kesehatan merupakan bagian dari upaya peningkatan mutu layanan sekaligus mendekatkan akses kesehatan kepada masyarakat.

“Melalui berbagai inovasi ini, kami ingin menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih mudah diakses, cepat, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Inovasi yang kami kembangkan tidak hanya berfokus pada pelayanan kuratif, tetapi juga pada upaya promotif dan preventif guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat secara menyeluruh,” katanya.

BACA JUGA: Hari Lahir Pancasila 2026, Persatuan Jadi Jawaban atas Tantangan Global

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan pelaksanaan inovasi kesehatan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk masyarakat, keluarga pasien, serta sinergi lintas sektor.

Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh program dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dengan berbagai inovasi yang terus dikembangkan, UPT Puskesmas Halong optimistis mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat, memperkuat upaya pencegahan penyakit dan stunting, serta mendukung terwujudnya masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan sejahtera. (nt/ak)

Lebih baru Lebih lama