Milad ke-22 Ambapers, Dorong Alur Barito Perkuat Ekonomi Kalsel

SYUKURAN: PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 - Foto Dok

HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN - PT Ambang Barito Nusapersada (Ambapers) merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-22 yang dirangkai dengan Halal Bihalal dan Customer Gathering di Mahligai Pancasila, Kamis (23/4/2026). Momentum ini sekaligus menjadi ajang penguatan sinergi menuju Kalimantan Selatan sebagai poros logistik Indonesia Timur.

Mengusung tema Safe Channel Economic Growth, Ambapers menegaskan perannya dalam menjaga konektivitas alur Sungai Barito yang berdampak langsung pada stabilitas ekonomi regional. Acara ini dihadiri Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin, Ketua DPRD Kalsel Supian HK, serta jajaran pelaku industri dan mitra strategis.

BACA JUGA: Pemprov Kalsel Tegaskan Komitmen Berantas Uang Palsu

Direktur Utama Ambapers, Zulfadli Gazali, menyampaikan bahwa pengelolaan Alur Barito kini telah memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian daerah. Menurutnya, alur pelayaran yang tidak lagi bergantung pada pasang surut air sungai mampu meningkatkan kelancaran distribusi logistik.

“Hal ini berdampak pada stabilisasi biaya transportasi dan berkontribusi langsung terhadap pengendalian inflasi daerah,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberadaan alur yang aman dan stabil menjadi kunci dalam menjaga rantai pasok berbagai sektor, mulai dari industri, pertambangan, hingga pertanian.

"Ambapers, hadir sebagai solusi dalam memastikan konektivitas antarwilayah tetap terjaga," tuturnya.

Sementara itu, Gubernur Muhidin menekankan pentingnya revitalisasi Sungai Barito sebagai bagian dari warisan sejarah sekaligus kekuatan ekonomi daerah. Ia mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk menghidupkan kembali kejayaan Bandarmasih sebagai kota berbasis sungai.

“Kita harus merevitalisasi memori sejarah kejayaan Bandarmasih sebagai pusat pembangunan ekonomi berbasis sungai di abad ke-21,” katanya.

Namun demikian, ia juga mengingatkan adanya tantangan berupa tingginya curah hujan yang berpotensi meningkatkan sedimentasi sungai. Kondisi ini dinilai dapat memengaruhi kelancaran arus kapal, khususnya kapal bertonase besar.

"Mari bersama kita mendorong penguatan infrastruktur pelabuhan, termasuk sinergi antara Pelabuhan Trisakti dan Pelabuhan Mekar Putih guna meningkatkan daya saing logistik Kalimantan Selatan di tingkat nasional maupun internasional," tambahnya.

WAWANCARADirektur Utama PT Bangun Banua, Afrizaldi - Foto Dok

Direktur Utama PT Bangun Banua, Afrizaldi, turut menyampaikan harapannya agar Ambapers terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah, khususnya dalam memperlancar arus transportasi dan distribusi barang.

"Melalui momentum ini, semoga Ambapers optimistis dapat terus berkontribusi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang aman, inklusif, dan berkelanjutan di kawasan Indonesia Timur," imbuhnya.

BACA JUGA: Rakor Nasional Samsat 2026 Fokus pada Integrasi Data dan Layanan Digital

Dalam rangkaian kegiatan, Ambapers juga menggelar dialog bertema Optimalisasi Kanal Barito sebagai Poros Logistik Indonesia Timur. Diskusi ini menghadirkan sejumlah narasumber, di antaranya Wakil Wali Kota Banjarmasin Hj Ananda, Zulfadli Gazali, Afrizaldi, serta perwakilan Pelindo Kalimantan Selatan.

Dialog yang dimoderatori oleh Rofi Eka Shanty dan Imam Bukhari tersebut menghasilkan kesepakatan bahwa pengelolaan alur sungai harus dilakukan secara terintegrasi, berkelanjutan, dan berbasis teknologi.

Kegiatan ditutup dengan pemotongan tumpeng, penyerahan penghargaan, bantuan sosial, serta ramah tamah Halal Bihalal. (fs/ak)

Lebih baru Lebih lama