HABARDIGITAL.COM, BALANGAN - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Balangan menggelar Rapat Paripurna ke-10 Masa Sidang I Tahun Persidangan 2026 dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Balangan ke-23, Selasa (7/4/2026).
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Balangan, Hj. Linda Wati, S.Sos., berlangsung khidmat di ruang paripurna DPRD Balangan. Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Balangan H. Abdul Hadi, Wakil Bupati Akhmad Fauzi, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para undangan lainnya.
BACA JUGA: Pimpin Rakor Kepegawaian, Wali Kota Yamin Tekankan Disiplin dan Sanksi Tegas ASN
Dalam sambutannya, pimpinan rapat menyampaikan bahwa peringatan hari jadi merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah panjang perjuangan pembentukan Kabupaten Balangan, sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas capaian pembangunan yang telah diraih.
Secara historis, keinginan masyarakat Balangan untuk memisahkan diri dari Kabupaten Hulu Sungai Utara telah muncul sejak 1963 melalui Resolusi I yang digagas Panitia Pembentukan Kabupaten Balangan (PPKB). Upaya tersebut berlanjut dengan Resolusi II pada 1968, namun belum membuahkan hasil akibat kondisi politik nasional yang belum stabil.
Perjuangan pembentukan daerah sempat terhenti pada masa Orde Baru karena kuatnya sistem sentralisasi pemerintahan. Memasuki era reformasi 1998, peluang kembali terbuka melalui kebijakan desentralisasi sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 1999.
Momentum tersebut dimanfaatkan masyarakat Balangan dengan menggelar Musyawarah Besar pada 13 Mei 1999 yang menghasilkan Resolusi III. Aspirasi ini kemudian disampaikan kepada DPRD Hulu Sungai Utara dan mendapat dukungan penuh, termasuk rekomendasi resmi dari pemerintah daerah.
Perjuangan panjang tersebut akhirnya membuahkan hasil dengan disahkannya Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2003 tentang pembentukan Kabupaten Balangan. Selanjutnya, pelantikan penjabat bupati dilaksanakan pada 8 April 2003, yang kemudian ditetapkan sebagai Hari Jadi Kabupaten Balangan.
Memasuki usia ke-23 tahun, DPRD menilai Kabupaten Balangan telah menunjukkan berbagai capaian pembangunan, meskipun masih menghadapi sejumlah tantangan ke depan.
“Momentum ini bukan hanya tentang usia, tetapi juga bagaimana kita mengingat perjuangan para pendiri daerah dan melanjutkan cita-cita mereka melalui pembangunan di segala bidang,” disampaikan dalam rapat tersebut.
Dengan mengusung tema “Masyarakat Rakat, Pambangunan Capat, Prestasi Maningkat (Balangan Baharat)”, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus memperkuat sinergi dalam mendorong kemajuan daerah.
DPRD Kabupaten Balangan juga menegaskan komitmennya untuk terus terbuka, menjaga kebersamaan, serta mengawal pembangunan demi terwujudnya Balangan yang semakin sejahtera, aman, berbudaya, dan unggul. (nt/ak)