TP PKK Balangan Apresiasi Inisiatif Kreatif Gekrafs Lewat Bakawaan

HADIR: Bakawaan Season 1 turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi - Foto Dok


HABARDIGITAL.COM, BALANGAN - Kegiatan Bakawaan (Balangan Kreatif Wadah Anak Banua) resmi digelar di Siring Kota Paringin, Kabupaten Balangan, Sabtu (14/2/2026) malam. Acara bertema “Kolaborasi Musik dan Tari” ini diinisiasi oleh Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional Kabupaten Balangan sebagai ruang ekspresi bagi pelaku ekonomi kreatif, khususnya generasi muda di Banua Sanggam.

Kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur, mulai dari pihak kecamatan, Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI), hingga komunitas kepemudaan lainnya di Balangan.

BACA JUGA: Seorang Wanita Ditemukan Tewas Mengapung Saat Memancing di Sungai Martapura

Sekretaris Umum Gekrafs Balangan, Muhammad Aditya Hariyadi, mengatakan Bakawaan bertujuan memperkuat ekosistem kreatif di Banua Sanggam, mencakup subsektor musik, fotografi, hingga usaha kopi.

“Bakawaan merupakan akronim dari Balangan Kreatif Wadah Anak Banua. Kegiatan ini mencakup 17 subsektor ekonomi kreatif dan menjadi ruang bagi masyarakat, khususnya anak muda, untuk berkreasi dan tampil sekreatif mungkin tanpa rasa ragu,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum Gekrafs Balangan, Yurli Setiawan, menyampaikan bahwa Bakawaan direncanakan menjadi agenda rutin yang digelar sebanyak delapan kali dalam satu tahun.

“Ini adalah sesi pertama. Masih ada tujuh kegiatan lagi yang akan kami laksanakan tahun ini,” katanya.

Bakawaan Season 1 turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Balangan, Sri Huriyati Hadi, yang secara resmi membuka acara. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi langkah Gekrafs Balangan dalam menghadirkan ruang kreatif bagi generasi muda.

Menurutnya, kegiatan seperti Bakawaan sangat positif dalam mendorong kreativitas, membangun kepercayaan diri, serta mengembangkan potensi ekonomi generasi muda Balangan. Acara yang mengusung kolaborasi musik dan tari tersebut berlangsung meriah dengan melibatkan berbagai komunitas kreatif.

BACA JUGA: Selama Ramadan, Disdikbud Kalsel Keluarkan Surat Edaran Penyesuaian Jam Belajar

Sri Huriyati berharap, melalui kolaborasi lintas subsektor kreatif, Bakawaan dapat menjadi motor penggerak ekonomi kreatif daerah sekaligus memperkuat identitas Balangan sebagai daerah yang kaya potensi anak muda.

Dengan digelarnya Bakawaan, Gekrafs Balangan menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif yang inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan di Kabupaten Balangan. (mz/ak)

Lebih baru Lebih lama