Laba Bersih Tumbuh di 2025, BTPN Syariah Konsisten Memberdayakan Segmen Ultra Mikro

MELAYANI: Peran Community Officer (CO) menjadi garda terdepan dalam melayani dan mendampingi masyarakat inklusi - Foto Dok

HABARDIGITAL.COM, JAKARTA – PT Bank BTPN Syariah Tbk mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Kualitas pembiayaan menjadi penopang utama pertumbuhan laba di tahun ini. Pencapaian ini tidak lepas dari peran seluruh pihak dalam memberdayakan masyarakat inklusi untuk membangun perilaku unggul yang menjadi kunci keberhasilan mereka. 

Bank menegaskan komitmennya menghadirkan layanan berkelanjutan bagi masyarakat inklusi melalui model bisnis pendampingan terbukti efektif dan relevan. Pendampingan yang dilakukan berfokus pada penguatan empat perilaku unggul (Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu – BDKS), sehingga masyarakat inklusi mampu bertahan dalam berbagai situasi. Pendekatan ini dinilai paling tepat dalam memberdayakan segmen ultra mikro, di mana BTPN Syariah tidak hanya mendampingi dalam memberikan akses keuangan, tetapi juga memberikan akses pengetahuan untuk meningkatkan kapasitas hidup nasabah.

BACA JUGA: OJK Kalsel Dorong Penguatan Sinergi TPAKD untuk Perluas Akses Keuangan

Peran Community Officer (CO) menjadi garda terdepan dalam melayani dan mendampingi masyarakat inklusi. Melalui Pertemuan Rutin Sentra (PRS), CO hadir langsung di tengah nasabah, memberikan pendampingan dengan modul yang relevan sesuai kondisi ultra mikro. CO juga berperan sebagai role model bagi ibu-ibu nasabah dalam menerapkan perilaku unggul BDKS, sekaligus memperkuat solidaritas di sentra nasabah.

“Model bisnis pendampingan yang kami jalankan terbukti relevan dan berkelanjutan dalam melayani masyarakat inklusi. Sepanjang tahun 2025, kami menghadirkan berbagai program apresiasi dan insentif, yang memperkuat semangat nasabah dalam menerapkan empat perilaku unggul, terutama dalam membangun solidaritas di sentra nasabah. Alhamdulillah, bank berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp1,2 Triliun. Kami berharap fokus Bank dalam membangun perilaku unggul dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Fachmy Achmad, Direktur BTPN Syariah.

Selain pendampingan intensif, BTPN Syariah juga memberikan perhatian khusus kepada nasabah di Sumatera yang terdampak bencana hidrometeorologis. Bank menyediakan berbagai program bantuan untuk mendukung pemulihan nasabah dan komunitas sekitar yang terkena dampak.

Sepanjang tahun 2025, BTPN Syariah mencatatkan laba bersih sebesar Rp1,2 triliun, tumbuh 13% secara tahunan (YoY). Penyaluran pembiayaan mencapai Rp10,35 triliun. Rasio keuangan Bank tetap kuat dengan Return on Assets (RoA) sebesar 7,2% dan Capital Adequacy Ratio (CAR) sebesar 57,7%.

Tentang BTPN Syariah

BTPN Syariah merupakan satu-satunya bank syariah yang fokus memberdayakan masyarakat inklusi atau mereka yang belum tersentuh layanan keuangan formal (unbankable). Perempuan menjadi target utama pemberdayaan karena Bank percaya, bila perempuan berdaya maka keluarga pasti berdaya. Adapun dalam memberdayakan masyarakat inklusi, BTPN Syariah tetap menjalankan fungsinya sebagai bank dengan menghimpun dana dari keluarga sejahtera dan kemudian disalurkan sepenuhnya untuk segmen ultra mikro. Dengan demikian, Bank membuka kesempatan bagi masyarakat umum untuk bersama-sama memberdayakan umat.

Perjalanan nasabah sejak awal sampai mendapatkan reward-reward terbaiknya dijaga oleh BTPN Syariah sehingga tidak hanya nasabah, namun seluruh pemangku kepentingan juga mendapatkan kesempatan yang sama untuk tumbuh dan memiliki hidup yang lebih berarti. 

Program pemberdayaan ini dilakukan oleh petugas lapangan atau Community Officer (CO). Mereka adalah #bankirpemberdaya, perempuan muda lulusan SMA yang terlatih dan memiliki motivasi tinggi dalam mendampingi keluarga prasejahtera produktif di sentra-sentra nasabah dengan mengajarkan empat perilaku unggul, yakni Berani Berusaha, Disiplin, Kerja Keras, dan Saling Bantu (BDKS). Peran #bankirpemberdaya dalam mendampingi masyarakat inklusi di berbagai daerah Indonesia dapat dilihat langsung di Instagram @bankirpemberdaya.btpns. 

BACA JUGA: Didukung Oleh Pertamina Patra Niaga, FWE Kalsel Bakal Kembali Gelar Pasar Murah Ramadan 1447 H

Dengan fokus bisnis tersebut, BTPN Syariah ikut memberdayakan masyarakat inklusi Indonesia. Hal ini terbukti dari pemantauan internal BTPN Syariah terhadap setiap nasabah. Hasil survei dan pemantauan tersebut menunjukkan bahwa nasabah yang mengalami kemiskinan ekstrem terus menurun dan jumlah keluarga dengan anak bersekolah meningkat.

Mari mengambil kesempatan untuk memberdayakan umat melalui BTPN Syariah.

Catatan Penting:

BTPN Syariah didirikan pada 2010 sebagai Unit Usaha Syariah BTPN atau saat ini bernama Bank SMBC Indonesia; peluncuran pada 2011

Pemisahan sebagai PT BTPN Syariah pada 14 Juli 2014

Terdaftar sebagai PT BTPN Syariah Tbk pada 8 Mei 2018

Berganti nama menjadi PT Bank BTPN Syariah Tbk pada 4 Juni 2020

Resmi menjadi kategori Bank BUKU 3 sesuai dengan persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 7 Juli 2020

Termasuk dalam KBMI 2 (Bank Dengan Modal Inti Di atas Rp6 triliun) pada Oktober 2021

Saat ini BTPN Syariah memiliki 14,2 ribu karyawan (95% perempuan dan 52% lulusan SMA) yang telah melayani 7 juta nasabah dengan 3,77 juta nasabah aktif di 260 ribu komunitas yang berada di 2.650 kecamatan di 26 provinsi Indonesia

Mendapatkan peringkat AAA (idn) Fitch dengan prospek stabil, dikonfirmasi Februari 2026

Sumber: Rilis BTPN Syariah

Lebih baru Lebih lama