![]() |
| PENANGANAN: Korban langsung ditangai oleh tim emergency gabungan - Foto Medsos |
HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN – Seorang perempuan berinisial MA (22) nekat melompat dari Flyover Kilometer 4 di Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (21/2/2026) malam. Aksi tersebut diduga berkaitan dengan persoalan keluarga.
Berdasarkan hasil pendalaman sementara kepolisian, korban datang seorang diri ke lokasi menggunakan sepeda motor. Kendaraannya diparkir di atas flyover sebelum korban melompat.
BACA JUGA: 6 Tersangka Sindikat Pemalsu Dokumen Kendaraan Bermotor Diringkus Polda Kalsel
Beruntung, korban berhasil diselamatkan dan segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Kapolsek Banjarmasin Timur AKP Morris Widhi Harto melalui Penyidik Unit Dua, Aiptu Heru Argiyanto, mengatakan kondisi korban saat ini dalam penanganan medis dan telah didampingi keluarga.
“Saat ini sudah ditangani dokter, pihak keluarga sudah mendampingi juga,” ujar Heru, Sabtu malam.
Saat korban menjalani perawatan, polisi memeriksa telepon seluler miliknya. Dari hasil pengecekan, ditemukan percakapan terakhir antara korban dan kakaknya yang mengindikasikan adanya permasalahan keluarga.
Polisi juga telah meminta keterangan ibu korban. Diketahui, korban sempat dimarahi karena pulang larut malam. Setelah itu, korban meninggalkan rumah dan tidak kembali selama tiga hari.
“Dilihat dari chat dengan kakaknya memang ada masalah dengan keluarganya,” lanjut Heru.
Pada hari ketiga sejak meninggalkan rumah, korban diduga nekat melompat dari flyover tersebut.
“Sudah tiga hari tidak pulang ke rumah. Kata mamanya sempat dimarahi karena pulang tengah malam. Setelah itu dia keluar lagi dan tidak pulang sampai ada kejadian ini,” jelasnya.
BACA JUGA: Wali Kota Yamin dan Jajaran Pemko Gelar Buka Puasa Bersama di Sungai Andai
Selain keluarga, polisi turut meminta keterangan rekan korban bernama Hamsina. Menurut keterangan rekannya, korban sempat bercerita ingin mengakhiri hidup. Namun, pernyataan itu dianggap tidak serius.
“Dikira bercandaan, ternyata ada kejadian seperti itu,” pungkas Heru.
Dari informasi yang beredar, sebelumnya korban diduga ada masalah hubungan asmara sehingga nekat mau mengakhiri hidupnya. Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut terkait motif dan latar belakang peristiwa tersebut. (humak)
