![]() |
| RAKOR: Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H. M. Alpiya Rakhman, menghadiri rapat koordinasi (Rakor) - Foto Dok |
HABARDIGITAL.COM, BANJARBARU – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H. M. Alpiya Rakhman, menghadiri rapat koordinasi (Rakor) persiapan rencana kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, ke Kalimantan Selatan sekaligus pembahasan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Idham Chalid, Selasa (6/1/2026).
Ditemui usai kegiatan, Alpiya Rakhman menyampaikan bahwa informasi awal terkait rencana kunjungan Presiden RI ke Kalimantan Selatan yang dijadwalkan pada 12 Januari 2026 hingga kini masih belum dapat dipastikan. Hal tersebut disampaikan setelah dilakukan koordinasi dan konfirmasi dengan sejumlah pihak terkait.
BACA JUGA: Peduli Bencana, BRI Region 14 Banjarmasin Salurkan Bantuan kepada Warga Balangan
“Setelah kami lakukan kroscek ke pihak Panglima dan pihak-pihak lainnya, termasuk dari internal saya sendiri, ternyata sampai saat ini belum ada kepastian terkait kunjungan tersebut,” ujar Alpiya.
Meski demikian, ia mengungkapkan bahwa dalam rapat koordinasi tersebut Gubernur Kalimantan Selatan memastikan adanya agenda kunjungan Wakil Presiden Republik Indonesia ke Kalimantan Selatan dalam waktu dekat.
“Yang pasti, dalam rapat tadi disampaikan bahwa Bapak Wakil Presiden akan datang ke Kalimantan Selatan pada tanggal 8 Januari 2026 untuk meninjau langsung warga terdampak banjir di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Balangan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Alpiya Rakhman menekankan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi. Berdasarkan hasil pemantauan, wilayah Kalimantan Selatan diperkirakan masih akan mengalami curah hujan cukup tinggi dalam dua bulan ke depan.
“Oleh karena itu, evaluasi dan langkah-langkah antisipasi terus dilakukan oleh Pemerintah Provinsi agar penanganan banjir dapat berjalan lebih maksimal,” tambahnya.
BACA JUGA: Wapres Gibran Tinjau SD Negeri Juuh, Dorong Pemulihan Sekolah Pascabanjir
Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin selaku pimpinan rapat koordinasi menegaskan bahwa terlepas dari kepastian jadwal kunjungan Presiden Republik Indonesia, kesiapan daerah tetap menjadi prioritas utama. Ia menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam memastikan penanganan korban bencana berjalan optimal, termasuk kesiapan logistik dan pelayanan dasar bagi masyarakat terdampak.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin, Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Ilham Yunus beserta jajaran, Kepala BIN Daerah Kalimantan Selatan Brigjen TNI Nurullah, perwakilan Kementerian Sosial, BPBD kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan, BMKG, serta sejumlah satuan kerja perangkat daerah (SKPD) terkait di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan. (dwn/ak)
