Hj. Mariana Pupuk Rasa Toleransi Antarumat Beragama di Desa Sungai Cuka

SOSIALISASIWakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj. Mariana, S. A.B., M.M bersosialisasi - Foto Dok


HABARDIGITAL.COM, TANAH BUMBU - Di era modernisasi saat ini, toleransi antar umat beragama menjadi semakin penting karena globalisasi dan kemajuan teknologi mempercepat interaksi antarbudaya dan antaragama.

Dalam kesempatan ini, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj. Mariana, S. A.B., M.M kembali menggelorakan pentingnya salah satu poin wawasan kebangsaan tersebut agar tidak terkikis oleh perkembangan zaman, yang dikemas apik dalam Sosialisasi Wawasan Kebangsaan di Desa Sungai Cuka, Kabupaten Tanah Bumbu pada Sabtu, (6/4/2024) Siang.

BACA JUGA: Sekretaris DPRD Kalsel M Jaini Turut Meriahkan Harjad Kabupaten Tanah Bumbu Ke-21

Ana, sapaan hangat politisi Partai Gerinda Itu mengatakan, pentingnya wawasan kebangsaan dalam konteks ini adalah untuk memastikan bahwa semua warga negara dapat hidup berdampingan dalam harmoni, menghormati perbedaan keyakinan, dan bekerja sama demi kebaikan bersama tanpa terpengaruh oleh agama atau kepercayaan masing-masing.

Toleransi antar umat beragama, seperti yang terjadi di Kampung Pelangi Kota Banjarbaru, adalah contoh nyata dari harmonisasi antar berbagai keyakinan. Dimana gereja dan mesjid berdampingan secara damai.

“Dikampung itu menunjukan, masyarakat bersatu dalam semangat toleransi dan tercipta lingkungan harmonisasi dari berbagai latar belakang agama. Ulun harap disini kaya itu jua (Saya berharap disini seperti itu juga),” ujar Politisi Gerindra itu.

Pentingnya wadah untuk mempromosikan nilai-nilai toleransi, dialog antaragama, dan kerja sama lintasagama dapat memupuk kembali rasa empati sesama umat beragama. “Perlu adanya pemantapan fungsi tempat musyawarah untuk menjembatani kerukunan sesama umat manusia yang memiliki keberagaman keyakinan,” ucap beliau yang murah senyum itu.

BACA JUGA: Jasa Raharja Jamin Seluruh Korban Kecelakaan di Km 370 A Tol Batang – Semarang

“Ketika masyarakat bersatu dalam semangat toleransi, mereka dapat menciptakan lingkungan yang penuh keberagaman namun menyatu dalam kehidupan sosial,” harap Ibu ana saat hendak berpamitan dengan warga yang kesehariannya bekerja sebagai nelayan. (dwn/ak)

Lebih baru Lebih lama