Jasa Raharja Kalsel Dukung Penanaman 7000 Bibit Rhizophora bersama PNM Banjarmasin

PEDULI: Jasa Raharja bersama PNM Banjarmasin melakukan penanaman pohon - Foto Istimewa 

HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN - PT PNM Cabang Banjarmasin melaksanakan kegiatan pelestarian penanaman 7.000 bibit mangrove jenis rhizophora di pesisir pantai Desa Sungai Bakau Kecamatan Kurau Kabupaten Tanah Laut, pada Jumat, (18/8/2023). 

Kegiatan ini merupakan salah satu wujud kepedulian PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kolaborasi dan sinergi BUMN dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Banjarmasin.

Penanaman bibit mangrove dilaksanakan secara simbolis oleh Kepala PT Jasa Raharja Cabang Kalimantan Selatan Benyamin Bob Panjaitan, SE., QRMP., PIA didampingi Kepala Unit Keuangan, Akuntasi, dan TJSL Mansur Umaili, SE dan Kepala Unit Operasional dan Humas Jullyanto Eka Prasetia, SE dengan Kepala PT PNM Cabang Banjarmasin Ridul Akbar.


“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk perhatian kami terhadap isu lingkungan, dengan tujuan untuk mencegah abrasi pantai di laut, meningkatkan oksigen dan penyerapan karbondioksida, menjaga kualitas air dan udara, sebagai habitat ikan dan biota laut lain, pereduksi gelombang di pantai dan mengurangi pencemaran laut sehingga memberikan dampak ekonomi yang luas dan menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat sekitarnya/nelayan,” jelas Benyamin Bob saat sambutannya.


Jasa Raharja sebagai BUMN yang bertugas memberikan perlindungan dasar terhadap korban kecelakaan lalu lintas, Jasa Raharja tidak hanya konsen dalam menjalankan tugas pokok tapi juga turut berkontribusi terhadap permasalahan sosial dan lingkungan sesuai dengan instruksi Kementerian BUMN yaitu Program Pembangunan Berkelanjutan.

Turut berhadir instansi terkait, yakni Dinas Kelautan dan Perikanan, Dirjen Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup, serta Dinas Pariwisata.

"Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat kepada masyarakat sekitar dari aspek sosial maupun lingkungan," tutup Bob.(fs/ak)

Lebih baru Lebih lama