Seminar Penyembuhan, Perwira Kalsel Hadirkan Praktisi SEFT dari Tabalong

SEMINAR: Ketua DPD PERWIRA Kalsel, Wahidah menyerahkan kenang-kenangan kepada praktisi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dari Kabupaten Tabalong, Kadarisman, S.Sos, STHT, CHt, M.AP - Foto Istimewa

HABARDIGITAL.COM, BANJARMASIN - Dewan Pimpinan Daerah Perkumpulan Wirausaha Perempuan  (DPD PERWIRA) Kalsel menggelar seminar penyembuhan dengan menghadirkan praktisi Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) dari Kabupaten Tabalong, Kadarisman, S.Sos, STHT, CHt, M.AP, Minggu ( 11/6/2023) di Hotel Banjarmasin Internasional.

Seminar yang mengangkat tema Mengoptimalkan Rasa Bahagia untuk Kesehatan dan Sukses yang Bertumbuh dengan metode SEFT tersebut  dihadiri oleh 80 peserta dari pengurus DPD dan DPC Perwira, pelaku UMKM, ustadz dan masyarakat umum.

BACA JUGA: Tips Membedakan Telur Segar dan Busuk, Kenali Ciri-cirinya Berikut Ini

Ketua DPD PERWIRA Kalsel, Wahidah mengatakan kegiatan seminar tersebut digelar berangkat dari rasa kepedulian pengurus untuk memberikan energi baru untuk menyegarkan pelaku usaha perempuan untuk tetap bahagia melewati dinamika yang beraneka macam.


"Perempuan itu sebenarnya bukan tulang punggung keluarga. Namun pada kondisi tertentu mereka harus menjalani keadaan tersebut. Karena itu mereka harus kuat, bahagia sehat dan sukses," ujar Wahidah


Sementara nara sumber tunggal yang didatangkan dari Tanjung, Tabalong, Kadarisman membagikan tips agar tegar, tetap bahagia dan sehat dalam menggapai cita-cita.

"Bahagia adalah bahan dasar agar seseorang bisa sehat dan memudahkan mencapai goal kehidupan. Anehnya bahagia itu semakin dikejar makin tidak bahagia. Karena itu bahagialah ketika saat-saat berjuang menggapai impian. Bahagia, diri sendiri yang menentukan bukan faktor apapun di luar dari diri sendiri," jelasnya.

BACA JUGA: Bahaya Ditimbulkan Minuman Soda, dari Kesehatan Gigi dan Mulut Hingga Diabet

Agar tetap bahagia menurut Kadarisman, harus diidentifikasi sumber penderitaan dalam hidup, yakni hindari meratapi masa lalu, terima kenyataan apapun hari ini, tak usah mencemaskan apapun yang belum terjadi, maafkan orang lain dan jangan letakkan kebahagiaan pada mulut orang lain.(fs/ak)

Lebih baru Lebih lama